GATRABALI.COM, BADUNG – Semangat kebersamaan dan regenerasi organisasi kepemudaan tergambar jelas dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-48 Sekaa Teruna (ST) Dharma Bhakti Banjar Binong, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, 30 Juni 2025.
Momentum ini juga dimanfaatkan untuk melantik pengurus baru periode 2025–2027, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemuda desa.
Acara yang dipusatkan di Lapangan Voli Porbin Banjar Binong ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, bersama anggota DPRD Badung I Wayan Regep, Camat Mengwi, unsur Tripika Kecamatan, Perbekel Werdi Bhuwana, tokoh masyarakat, dan kalangan generasi muda desa.
Sebagai bentuk komitmen dalam mendorong partisipasi aktif pemuda, Wabup Bagus Alit menyerahkan bantuan dana sebesar Rp30 juta kepada pengurus ST. Dharma Bhakti yang baru, yang diterima langsung oleh I Gede Wahyu Dana, Ketua terpilih.
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi terhadap eksistensi Sekaa Teruna sebagai pilar pembinaan karakter dan budaya, sekaligus ruang tumbuhnya calon-calon pemimpin di tingkat lokal.
“Sekaa Teruna adalah ruang pengkaderan yang penting. Melalui organisasi ini, anak-anak muda belajar memimpin, bergotong royong, dan berkontribusi bagi masyarakat. Mari terus jaga kekompakan dan semangat pengabdian,” pesan Wabup Alit.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan ST dalam mendukung berbagai program strategis Pemkab Badung, termasuk program bimbingan belajar gratis dan pelestarian bahasa Bali.
“Kami di Pemkab Badung punya visi besar menjadikan banjar sebagai pusat peradaban. Saya harap ST ikut aktif di dalamnya — dari seni, pendidikan, hingga pelestarian nilai-nilai adat,” imbuhnya.
Rangkaian kegiatan HUT ke-48 turut diisi dengan serah terima jabatan dari pengurus lama ke pengurus baru. Prosesi dilakukan secara simbolis melalui penyerahan bendera organisasi oleh Bendesa Adat Desa Werdi Bhuwana.
Mantan Ketua ST. Dharma Bhakti periode sebelumnya, I Made Dana Arimbawa, menyampaikan rasa bangganya telah diberi kepercayaan memimpin organisasi. Ia mengenang masa kepemimpinannya sebagai masa penuh tantangan dan pembelajaran.
“Selama menjabat, saya belajar banyak tentang manajemen organisasi dan pentingnya kerja sama. Saya titip pesan kepada pengurus baru agar tetap semangat dan terus menjaga marwah ST. Dharma Bhakti,” ujarnya.
Ia juga berterima kasih kepada seluruh anggota dan masyarakat Banjar Binong atas dukungan selama masa baktinya, serta berharap kepengurusan baru dapat membawa ST semakin solid dan aktif berkontribusi untuk banjar.
Peringatan ini bukan hanya selebrasi usia, tetapi juga penegasan kembali peran pemuda dalam mendukung pembangunan daerah berbasis budaya dan gotong royong. Dengan kepemimpinan baru yang lebih segar, ST. Dharma Bhakti diharapkan mampu menjadi kekuatan sosial desa, baik dalam pelestarian adat maupun penggerak pembangunan komunitas.(gb)





