GATRABALI.COM, BADUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, memberikan apresiasi terhadap pemutakhiran tata kelola arsip dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Indra mengakui upaya terus-menerus Lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam meningkatkan sistem kearsipan.
Acara yang diadakan di Hotel Kutabex, Badung, pada Selasa 26 Maret 2024 ini melibatkan perwakilan pejabat kearsipan dari Pemprov dan Kabupaten/Kota se-Bali.
Dalam sambutannya, Sekda Indra menyoroti pentingnya pembaruan dalam tata kelola arsip, khususnya melalui aplikasi SRIKANDI. Ia mengapresiasi ANRI atas berbagai program yang dijalankan untuk menjawab tantangan dalam bidang kearsipan sejalan dengan perkembangan teknologi informasi (TI).
“Selaku pemangku kebijakan di tingkat provinsi, Sekda Indra aktif mengikuti perkembangan aplikasi SRIKANDI dari awal kemunculannya hingga peluncuran versi terbarunya,” ungkapnya.
Menurutnya, versi terbaru SRIKANDI, yakni versi 3, memberikan solusi atas kendala tanda tangan elektronik yang dibatasi pada versi sebelumnya. Hal ini dianggapnya sebagai penyempurnaan yang penting, terutama dalam validasi surat yang memerlukan lebih dari satu tanda tangan. Sekda Indra berharap pembaruan ini dapat meningkatkan layanan di bidang kearsipan Pemprov dan Kabupaten/Kota se-Bali.
Ketua Tim Pembinaan Kearsipan Wilayah Timur I ANRI, Prihatni Wuryatmini, juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Sekda Indra. Ia menjelaskan bahwa pemutakhiran tata kelola arsip merupakan bagian penting dari implementasi Peraturan Presiden RI Nomor 95 Tahun 2018 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
Selain itu, Wuryatmini mengapresiasi para pengelola arsip yang telah menerapkan SRIKANDI versi 3, yang telah berkontribusi pada peningkatan kinerja kearsipan di wilayah Bali.(gus/gb)





