GATRABALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika melalui kolaborasi lintas sektor.
Gubernur Bali Wayan Koster menilai, ancaman narkoba harus ditangani serius demi menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata internasional yang aman.
Hal tersebut disampaikan Koster saat menerima kunjungan Anggota DPR RI Aboe Bakar Al-Habsyi dan I Wayan Sudirta di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Minggu (12/4/2026).
Koster menekankan bahwa desa adat harus menjadi garda terdepan dalam sistem pencegahan narkoba. Salah satu langkah yang didorong adalah penyusunan pararem khusus sebagai aturan berbasis kearifan lokal untuk memperkuat kontrol sosial di masyarakat.
“Upaya pencegahan akan lebih kuat jika desa adat dilibatkan secara aktif sebagai benteng awal,” ujar Koster.
Ia juga menegaskan bahwa penanganan narkoba tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga aspek rehabilitasi bagi para pengguna. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, BNN, aparat penegak hukum, serta desa adat menjadi kunci utama dalam menekan peredaran narkotika di Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Aboe Bakar Al-Habsyi menyampaikan keprihatinan atas masih maraknya peredaran narkoba di Indonesia. Ia menilai Bali memiliki posisi strategis sehingga perlu pengawasan lebih ketat sebagai pintu masuk wisata dunia.
Sementara itu, I Wayan Sudirta menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang tidak hanya menyangkut hukum, tetapi juga masa depan generasi muda. Ia mendorong penguatan kerja sama lintas lembaga untuk memperkuat upaya pemberantasan.
Dari sisi kelembagaan, Kepala BNN Provinsi Bali Budi Sajidin mengusulkan penguatan fasilitas rehabilitasi terpadu di daerah serta peningkatan koordinasi antarinstansi. Ia juga mendukung penerapan kebijakan rehabilitatif bagi pengguna melalui asesmen terpadu, serta penguatan aturan adat berbasis pararem di desa adat Bali.
Menurutnya, pendekatan berbasis budaya lokal menjadi salah satu strategi paling efektif dalam membangun benteng sosial melawan narkoba di tingkat masyarakat.(ism/gb)





