GATRABALI.COM, SAN FRANCISCO – Startup mahasiswa Indonesia kembali menunjukkan daya saingnya di kancah global dengan berpartisipasi dalam Startup Grind Global Conference 2026 yang berlangsung di Silicon Valley, pusat teknologi dan inovasi dunia.
Keikutsertaan ini merupakan bagian dari apresiasi bagi para pemenang TOP 3 Pertamuda Seed & Scale 2025.
Dalam forum tersebut, delegasi Indonesia tidak hanya mengikuti rangkaian acara, tetapi juga aktif menjalin relasi dengan investor, venture capital, hingga pelaku industri startup global.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa langkah ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam membuka akses generasi muda ke ekosistem global.
“Pengalaman langsung di panggung internasional sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan kapasitas inovasi mahasiswa Indonesia,” ujarnya
Ia juga menilai, keterlibatan ini mampu memperluas wawasan serta mendorong lahirnya solusi yang relevan secara global.
Delegasi yang berangkat terdiri dari berbagai startup lintas kampus, seperti Drillytics dan Cargovision dari Institut Teknologi Bandung, NauticalNurture dari Universitas Airlangga, Orionex dari Universitas Gadjah Mada, Terangin dari Institut Teknologi Sepuluh November, Pe-Novtra dari Politeknik Negeri Elektronika Surabaya, Velaaris dari Universitas Indonesia, serta Hieren dari Universitas Jenderal Soedirman.
Founder Velaaris, Marchell Manullang, menyebut pengalaman bertemu langsung dengan pelaku industri global memberikan motivasi baru untuk mengembangkan startup secara lebih kompetitif.
Sementara itu, perwakilan Cargovision, Alessandro Jusack Hasian, menilai forum ini membuka peluang kolaborasi dan memperluas jejaring internasional yang sangat dibutuhkan untuk ekspansi bisnis.
Melalui inisiatif PT Pertamina (Persero) lewat program Pertamuda, perusahaan terus mendorong lahirnya wirausaha muda berbasis inovasi. Program ini telah menjadi wadah pembinaan sekaligus akselerasi startup mahasiswa agar mampu berkembang hingga ke pasar global.
Momentum keikutsertaan dalam ajang ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi startup mahasiswa Indonesia untuk memperkuat posisi di ekosistem internasional, sekaligus membawa inovasi lokal agar mampu bersaing di tingkat dunia.(ri/gb)





