GATRABALI.COM, BADUNG – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menerima kunjungan Tim Verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award Tahun 2024 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, di Ruang Tamu Wakil Bupati, Puspem Badung, pada Rabu 4 September 2024.
Tim yang dipimpin oleh S. Faisal Farouq bersama jajaran disambut dengan kehadiran Tim Pendamping dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kadis Kesehatan Made Padma Puspita, serta berbagai OPD terkait Lingkup Pemkab Badung dan Ketua Majelis Ulama Kabupaten Badung.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Suiasa menjelaskan bahwa acara ini merupakan tindak lanjut dari bedah dokumen yang dilakukan oleh Tim Kementerian Kesehatan pada bulan Agustus lalu. Badung saat ini masuk dalam nominasi untuk menentukan peringkat dalam STBM Award Tahun 2024, dengan verifikasi lapangan sebagai tahap berikutnya.
“Saya bersama Kadis Kesehatan tentu berharap Badung bisa meningkatkan kualitas dan standar pelaksanaan STBM dari Standar Madya ke Standar Paripurna. Sebelumnya, Badung telah meraih Kategori Madya selama tiga tahun berturut-turut, dan kini saatnya kita upayakan peningkatan tersebut,” ujar Suiasa.
Wabup Suiasa menekankan pentingnya komitmen pemerintah dalam hal regulasi, kebijakan program, serta politik anggaran hingga tingkat desa. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dan pengusaha dalam penerapan Lima Pilar STBM – Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), Pengelolaan Air Limbah Domestik Rumah Tangga (PALDRT), Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMMRT), Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (PSRT), dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) – juga merupakan kunci keberhasilan.
Ketua Tim Verifikasi, S. Faisal Farouq, mengungkapkan bahwa verifikasi lapangan ini merupakan kelanjutan dari bedah dokumen yang telah dilakukan sebelumnya.
“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Badung atas penerimaan dan pendampingannya. Harapan kami adalah Badung dapat meningkatkan standar pelaksanaan STBM dari Madya ke Standar Paripurna, yang diharapkan dapat berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat Badung,” ujarnya.(gb)





