spot_img
spot_img
BerandaBaliWawali Arya Wibawa Tegaskan Komitmen Denpasar Tangani HIV/AIDS Secara Kolaboratif

Wawali Arya Wibawa Tegaskan Komitmen Denpasar Tangani HIV/AIDS Secara Kolaboratif

GATRABALI.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar kembali menunjukkan perhatian terhadap isu HIV/AIDS dengan menyerahkan 125 paket sembako bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) kurang mampu.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat peringatan Hari AIDS Sedunia yang berlangsung di Yayasan Kerti Praja, Rabu, 26 November 2025.

Mengusung tema “Bergerak Bersama, Bersuara: Ayo Kolaborasi”, peringatan tahun ini diwarnai berbagai kegiatan edukatif, seperti lomba video, donor darah, serta talkshow bersama LSM dan pelajar.

Baca Juga  Oknum ASN Terjerat Narkoba, Pj Bupati Lihadnyana: Tunggu Proses Hukum

Seluruh rangkaian diarahkan untuk memperluas pemahaman publik mengenai pencegahan HIV/AIDS serta mengikis stigma yang masih melekat pada ODHA.

Dalam sambutannya, Wawali Arya Wibawa menegaskan bahwa Pemkot Denpasar konsisten memperkuat pencegahan dan penanganan HIV/AIDS.

“Komitmen pemerintah tidak berubah. Kami terus berupaya menekan peningkatan kasus. Saya juga berharap para penerima manfaat dapat ikut menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  WNA India Jadi Korban Pencurian di Hotel Mewah Kuta, Polisi Buru Pelaku

Ia menambahkan bahwa ODHA yang masih menemukan hambatan atau diskriminasi dapat segera menghubungi KPA Kota Denpasar agar mendapat dukungan dan pendampingan.

Sekretaris KPA Kota Denpasar, Tri Indarti, menjelaskan bahwa 125 paket sembako tersebut bersumber dari dua pihak: 100 paket dari APBD Kota Denpasar dan 25 paket dari KPA Provinsi Bali.

Baca Juga  Puncak Karya Atma Wedana di Kerobokan, Wawali Denpasar Doakan Kerahayuan

Pengendalian HIV/AIDS tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga saja. Semua pihak harus bergerak bersama agar target 2030 dapat tercapai, tidak ada infeksi baru, tidak ada kematian terkait HIV/AIDS, serta bebas dari stigma,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jalinan kerja sama antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan komunitas peduli HIV/AIDS untuk membangun lingkungan yang lebih inklusif dan suportif bagi ODHA di Kota Denpasar.(ri/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments