GATRABALI.COM, BULELENG – Calon Gubernur Bali Nomor Urut 2, Wayan Koster, mengusulkan pemberian nama jalan Shortcut Singaraja-Mengwi dengan nama Ki Barak Panji Sakti, pahlawan besar asal Buleleng.
Hal ini disampaikan Koster saat acara simakrama dalam rangka Kampanye Terbuka Pilgub Bali 2024 di Desa Panji Anom, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Minggu, 17 November 2024.
Koster, yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Bali periode 2018-2023, menjelaskan bahwa nama tersebut dipilih sebagai penghormatan atas jasa besar Ki Barak Panji Sakti dalam sejarah Singaraja.
“Kita tidak boleh lupa dengan sejarah. Karena kita ada dan bisa seperti sekarang ini, karena jasa Beliau (Ki Barak Panji Sakti) sebagai pendahulu kita,” tegasnya.
Wayan Koster juga mengungkapkan bahwa pembangunan Turyapada Tower di Buleleng terinspirasi dari perjalanan Ki Barak Panji Sakti yang memiliki visi melihat wilayah Den Bukit dari tempat tinggi.
“Sebelum itu, titiang sudah cek secara sekala dan niskala boleh atau tidak. Ternyata boleh. Dari sanalah kemudian menyala Den Bukit,” katanya.
Sebagai bentuk penghormatan lebih lanjut, patung Ki Barak Panji Sakti telah dibangun di dekat jalur Shortcut Singaraja-Mengwi. Patung ini diharapkan menjadi pengingat sekaligus penginspirasi masyarakat untuk melanjutkan semangat juang Ki Barak Panji Sakti.
Koster menekankan pentingnya Desa Panji dalam kaitannya dengan sejarah Singaraja.
“Tujuan titiang, supaya kita tetap ingat dan menjaga juga meneruskan spirit Beliau,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.
Dengan inisiatif ini, Wayan Koster berharap masyarakat Bali, khususnya Buleleng, selalu menghormati jasa para pahlawan yang telah memberikan kontribusi besar dalam sejarah dan pembangunan daerah.
Jalan Shortcut Singaraja-Mengwi, yang telah menjadi salah satu infrastruktur monumental di Bali, kini tidak hanya berfungsi sebagai jalur penghubung strategis, tetapi juga sebagai simbol penghormatan terhadap sejarah dan budaya lokal. (gb)





