GATRABALI.COM, BULELENG – Desa Galungan, Kecamatan Sawan, Buleleng – Tokoh Desa Galungan, Made Gelgel, menyampaikan apresiasinya terhadap kebijakan Wayan Koster yang telah memperkuat produk lokal Bali, terutama arak Bali.
Dalam acara simakrama bersama calon Gubernur Bali Wayan Koster dan calon Wakil Gubernur Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri), Made Gelgel berbagi pengalaman pribadinya mengenai manfaat konsumsi kopi arak tanpa gula.
“Sakit tiang hilang karena sering minum kopi arak,” ujar Made Gelgel di hadapan ribuan warga Desa Sekumpul, Galungan, dan Lemukih, yang hadir dalam acara tersebut di wantilan desa, pada Minggu, 17 November 2024.
Pernyataan ini disambut tepuk tangan meriah dari warga yang hadir.
Made Gelgel mengaku tubuhnya tetap segar dan sehat berkat kebiasaan tersebut. Ia menyarankan agar konsumsi dilakukan sesuai takaran setiap pagi.
Dalam kesempatan itu, warga Desa Galungan juga memuji langkah Wayan Koster yang menerbitkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020.
Pergub tersebut mengatur tata kelola minuman fermentasi dan destilasi khas Bali seperti arak, tuak, dan brem, memberikan payung hukum bagi perajin arak, serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas.
Selain itu, warga menyampaikan harapan agar Koster-Giri terus mendukung pelestarian seni dan budaya Bali, termasuk membantu sekaa gong di desa.
Mereka juga meminta perhatian khusus untuk pengembangan potensi wisata di Kecamatan Sawan, terutama wisata air terjun yang menjadi daya tarik daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Wayan Koster memaparkan capaian kerjanya selama periode pertama sebagai Gubernur Bali.
Ia menegaskan visinya, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang bertujuan menjaga keharmonisan dan kesucian alam Bali beserta isinya demi kesejahteraan masyarakat secara sekala niskala.
Koster juga membanggakan pencapaian arak Bali yang kini telah mendunia, dengan 52 merek yang berpita cukai dan memiliki izin BPOM. Arak Bali bahkan menjadi bahan campuran koktail di hotel berbintang dan telah diekspor ke Eropa serta negara lainnya.
“Selama menjadi Gubernur, saya rutin mengonsumsi kopi arak tanpa gula setiap hari. Ini membuat saya tetap bugar meskipun menjalani aktivitas yang padat, bahkan saya tidak pernah terkena COVID-19 selama pandemi,” ungkap Koster.
Koster juga mengingatkan sejumlah program monumental yang telah dirampungkannya, seperti pembangunan shortcut Singaraja-Denpasar, Turyapada Tower, Pelabuhan Sanur dan Nusa Penida, serta rancangan pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi.
Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini menegaskan, bersama Giri Prasta, mereka berkomitmen untuk menuntaskan program strategis lainnya demi kesejahteraan krama Bali.
Acara simakrama ini juga dihadiri calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng nomor urut 2, Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna (Sutjidra-Supriatna), anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Kadek Setiawan dan Gede Kusuma Putra, serta ribuan warga. (gb)





