spot_img
spot_img
BerandaBaliBali Tanpa Plastik, Putri Koster Dorong Pameran Kuliner PKB 2025 Jadi Teladan...

Bali Tanpa Plastik, Putri Koster Dorong Pameran Kuliner PKB 2025 Jadi Teladan Nasional

GATRABALI.COMDENPASAR — Menyambut Pesta Kesenian Bali (PKB) 2025, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menyerukan pentingnya penyelenggaraan pameran kuliner yang ramah lingkungan dan bebas plastik.

Hal tersebut disampaikan dalam technical meeting Pameran Kuliner PKB 2025 yang digelar di Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Kamis, 12 Juni 2025.

“Semua peserta harus menggunakan bahan penyajian yang ramah lingkungan. Tidak boleh ada plastik. Ini bagian dari komitmen kita menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali,” ujar Ibu Putri, yang juga menjabat sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kedas (PSBS PADAS).

Baca Juga  Pemerintah Mudahkan Pembebasan Pajak untuk Perwakilan Asing dengan PMK 59/2024

Ia menekankan bahwa kepatuhan terhadap aturan yang telah disepakati saat proses pendaftaran adalah hal mutlak. Jika ditemukan ketidaksesuaian saat pameran berlangsung, maka peserta akan langsung dicoret dari keikutsertaan.

Turut mendampingi dalam rapat tersebut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh, serta Kepala UPT Taman Budaya, Wayan Mardika Bhuwana. Keduanya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pelaksanaan PKB yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.

Ibu Putri menjelaskan bahwa para pedagang tidak diperkenankan meninggalkan sampah di sekitar stan.

“Sampah dagangan harus dibawa pulang dan dipilah oleh masing-masing pelaku usaha. Untuk sampah organik, silakan disetor ke teba modern yang sudah tersedia di area Taman Budaya,” jelasnya.

Baca Juga  Putri Koster Dorong Petandakan Hadirkan Kuliner Ikon Desa Lewat Kreativitas Kader PKK

Sebanyak 52 stan kuliner yang lolos kurasi diwajibkan menggunakan daun sebagai alas makanan, serta gelas pecah belah untuk minuman. Untuk produk take away, peserta didorong hanya menyediakan minuman dalam wadah besar, sementara pengunjung membawa tempat minum sendiri.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh, mengingatkan peserta agar menyajikan produk yang tidak hanya enak, tapi juga sehat dan dengan harga yang masuk akal.

“Stan sudah disediakan tanpa biaya. Jadi jangan sampai harga jual terlalu tinggi. Kami ingin semua kalangan bisa menikmati kekayaan kuliner Bali,” ungkapnya.

Baca Juga  Dari Limbah Jadi Karya, Recycle Mask Buleleng Resmi Kantongi HAKI

Sementara itu, Kepala UPT Taman Budaya, Wayan Mardika Bhuwana, menekankan pentingnya menjaga kebersihan kawasan Taman Budaya selama pelaksanaan PKB.

“Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan bersih adalah cermin kesehatan pengunjung dan peserta,” tegasnya.

Pameran Kuliner PKB 2025 akan dibuka mulai 21 Juni mendatang, dengan operasional setiap hari pukul 10.00–22.00 WITA. Selain menjadi wadah promosi kuliner tradisional, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi contoh penerapan ekonomi sirkular dan pola hidup berkelanjutan di Bali.(gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments