spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungMelasti di Pantai Canggu, Bupati Badung Teguhkan Sinergi Pemerintah dan Adat

Melasti di Pantai Canggu, Bupati Badung Teguhkan Sinergi Pemerintah dan Adat

GATRABALI.COM, BADUNG – Menyambut puncak Karya Mapedudusan Agung, Menawa Ratna, dan Mapeselang Medasar Tawur Balik Sumpah Utama, Pemerintah Kabupaten Badung bersama krama mengiring Ida Batara Pura Lingga Bhuwana melaksanakan prosesi Melasti ke Segara Batu Bolong, Desa Adat Canggu, Jumat, 4 Juli 2025.

Ritual suci penyucian alam ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Anom Taman Gunung dari Geriya Taman Gunung, Tumbak Bayuh. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna spiritual.

Baca Juga  Liga Tenis Meja Bali Rektor Cup ITB STIKOM Bali Ajang Pencarian Bibit Berprestasi

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama istri, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, didampingi Sekda Badung IB. Surya Suamba selaku Prawartaka Karya, anggota DPRD Badung Nyoman Graha Wicaksana, para kepala perangkat daerah, Camat Kuta Utara, para ASN, dan Bendesa Adat Canggu.

Melasti sebagai bagian tak terpisahkan dari rangkaian karya, menjadi simbol pembersihan secara niskala agar Bhuwana Agung (alam semesta) dan Bhuwana Alit (diri manusia) mencapai kesucian menjelang pelaksanaan puncak karya pada Purnama Kasa, 10 Juli 2025.

Baca Juga  Dukung Atlet Voli, Bupati Badung Buka PORD Cup Ke-VII dan Beri Bantuan Rp 30 Juta

Usai persembahyangan, Bupati Adi Arnawa melanjutkan dengan upacara mulang pakelem di Segara Batu Bolong sebagai bentuk penghormatan dan bhakti kepada Dewa Baruna, penguasa samudra.

“Kami berharap melalui pelaksanaan Melasti ini, semua rangkaian karya dapat berjalan lancar. Selain sebagai wujud pembersihan niskala, ini juga menjadi doa bersama untuk keselamatan, kekuatan, dan kerahayuan bagi seluruh masyarakat Badung,” tutur Bupati Adi Arnawa.

Baca Juga  Piodalan Bertepatan Hari Saraswati, Bupati Badung Dampingi Krama Pasek Gelgel

Rangkaian prosesi ini juga menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat, agama, tradisi, dan budaya Bali secara berkelanjutan.(gus/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments