GATRABALI.COM, BULELENG – Kabupaten Buleleng menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026 dengan memberangkatkan kontingen besar yang terdiri dari 1.275 personel.
Pelepasan dilakukan oleh Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Kamis, 4 Juni 2026.
Kontingen yang akan berlaga di Denpasar pada 5–10 Juni 2026 tersebut membawa misi mempertahankan posisi tiga besar sekaligus meningkatkan perolehan medali. Buleleng menargetkan 134 medali emas atau naik sekitar 10 persen dibandingkan pencapaian sebelumnya.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, mengungkapkan bahwa kekuatan utama kontingen berasal dari 1.048 atlet pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK. Mereka akan didampingi oleh 191 pelatih dan official serta 36 personel panitia teknis.
“Seluruh atlet akan bertanding pada 38 cabang olahraga yang diperlombakan, baik cabang resmi maupun ekshibisi,” jelasnya.
Besarnya jumlah atlet yang dikirim mencerminkan komitmen Buleleng dalam pembinaan olahraga usia dini. Selain mengejar prestasi, keikutsertaan dalam Porjar juga menjadi bagian dari upaya mencetak atlet potensial yang dapat berprestasi pada level yang lebih tinggi.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Gede Supriatna menekankan pentingnya menjaga disiplin, sportivitas, dan semangat juang selama mengikuti kompetisi.
Ia meminta seluruh atlet untuk bertanding dengan penuh percaya diri serta menjadikan ajang ini sebagai kesempatan membuktikan hasil latihan yang telah dijalani.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembinaan dan fasilitas, tetapi juga melalui pendampingan yang baik dari pelatih serta dukungan moral keluarga.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Buleleng, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen Porjar Kabupaten Buleleng. Selamat bertanding, selamat berjuang, bawa pulang medali dan buat Buleleng bangga,” ujar Supriatna.
Pelepasan kontingen berlangsung meriah dan penuh optimisme. Semangat para atlet semakin terpacu ketika Supriatna menutup sambutannya dengan yel-yel, “Buleleng Paten, Tangguh, Juara”.(adv/gb)





