GATRABALI.COM, DENPASAR – Rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Bali tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai media pembentukan karakter dan pelestarian budaya bagi generasi muda.
Tim Penggerak PKK Provinsi Bali pun melibatkan pelajar SMA dari seluruh kabupaten/kota dalam berbagai perlombaan yang digelar.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menilai pendidikan karakter harus dimulai sejak dini melalui sinergi antara keluarga dan sekolah. Menurutnya, kedua lingkungan tersebut memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang beretika, berbudaya, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Hal itu disampaikannya saat membuka Lomba Senam Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Gedung Narigraha, Denpasar, Rabu, 1 Juli 2026.
“Sekolah memiliki peran besar dalam menanamkan nilai-nilai budi pekerti, etika, dan sopan santun yang akan menjadi bekal anak hingga dewasa,” ujar Ny. Putri Koster.
Lomba senam tersebut diikuti tim pelajar SMA dari sembilan kabupaten/kota di Bali, dengan masing-masing daerah mengirimkan 20 peserta. Selain mendorong aktivitas fisik yang menyehatkan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarpelajar dari berbagai wilayah.
Ny. Putri Koster mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan perlombaan sebagai wadah belajar dan mengembangkan diri. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan, serta saling menghargai selama mengikuti kompetisi.
Selain lomba senam, HKG PKK ke-54 juga menghadirkan lomba memasak dan lomba paduan suara yang melibatkan pelajar SMA se-Bali. Kedua kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat keterampilan hidup sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah.
Pada lomba memasak, peserta didorong memahami pentingnya mengolah makanan bergizi menggunakan bahan alami. Menurut Ny. Putri Koster, kemampuan memasak sejak usia muda dapat membantu membangun pola makan sehat dan mengurangi ketergantungan terhadap penyedap rasa berlebihan.
Sementara melalui lomba paduan suara, para pelajar diajak mengenal dan melestarikan lagu-lagu daerah Bali agar tetap hidup di tengah perkembangan budaya modern.
Melalui rangkaian kegiatan HKG PKK ke-54 ini, TP PKK Provinsi Bali berharap lahir generasi muda yang sehat secara jasmani, kuat secara karakter, serta memiliki komitmen untuk menjaga dan melestarikan budaya Bali sebagai identitas daerah.(ism/gb)





