GATRABALI.COM, BULELENG – Dua anak muda Buleleng, Putu Cista Pramitha Dewi dan Ketut Andika Pratama Dwi Payana, kini menyandang gelar Jegeg dan Bagus Buleleng 2025.
Dalam program Bincang Komunikasi (Bikom) yang digelar di Buleleng Command Center Dinas Kominfosanti, Kamis (4/9/2025), mereka berbagi cerita tentang perjalanan, tantangan, sekaligus misi yang diusung sebagai duta daerah.
Cista, siswi SMA Negeri Bali Mandara, sebelumnya aktif sebagai Duta Anak Buleleng 2024 hingga dipercaya ke tingkat provinsi. Baginya, keikutsertaan dalam Jegeg Bagus merupakan kesempatan memperluas advokasi, khususnya di bidang literasi bencana untuk anak dan remaja.
“Edukasi sejak dini menjadi bekal agar masyarakat lebih siap menghadapi bencana,” jelasnya.
Sementara Andika, yang memulai langkahnya dari ajang Putra Putri Semansa SMA Negeri 1 Singaraja, fokus mengembangkan program mitigasi bencana struktural. Ia menggagas pemasangan papan informasi, plang evakuasi, hingga titik kumpul di destinasi rawan bencana.
“Pariwisata bukan hanya indah, tapi juga harus aman. Itu yang ingin saya dorong,” ungkapnya.
Program ini bahkan meraih penghargaan Best Social Project di tingkat provinsi.
Keduanya menekankan pentingnya menjaga budaya sebagai fondasi pariwisata. Menurut mereka, warisan tradisi tidak boleh ditinggalkan, namun harus berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi. Mulai dari promosi pariwisata lewat media sosial hingga penerapan QRIS untuk punia di pura, disebut sebagai bentuk nyata modernisasi yang tidak menghilangkan nilai budaya.
Selain itu, isu lingkungan juga mereka soroti. Tren eco tourism dan green tourism dinilai sejalan dengan kesadaran generasi muda untuk menjaga kebersihan serta kelestarian alam.
“Jegeg Bagus bukan hanya tentang gelar, tapi wadah pembelajaran dan kontribusi nyata. Kami ingin menjadi inspirasi bagi generasi muda Buleleng,” tutup Cista.(adv/gb)


