GATRABALI.COM, BANGLI – Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, memimpin langsung Apel Siaga Kamtibmas dalam rangka pengamanan Bulan Suci Ramadan 1447 H/2026 M yang digelar di Lapangan Apel Polres Bangli, Rabu, 25 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang dan selama perayaan keagamaan.
Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa Ramadan merupakan bulan penuh berkah yang selalu diiringi peningkatan aktivitas masyarakat, baik untuk ibadah, kegiatan sosial, maupun aktivitas ekonomi.
Tahun ini, momentum Ramadan beririsan dengan persiapan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, sehingga diperlukan kesiapan ekstra seluruh unsur pengamanan.
Menurutnya, perbedaan keyakinan yang hadir secara bersamaan justru menjadi kekuatan Bangli dalam merawat toleransi dan kebersamaan. Ia menegaskan bahwa harmoni antarumat beragama harus terus dijaga agar kedua perayaan suci dapat berlangsung khusyuk dan damai.
“Perbedaan bukan penghalang, melainkan kekuatan yang memperkaya kebersamaan kita. Mari kita jaga Bangli tetap harmonis dan saling menghormati,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan potensi kerawanan yang kerap muncul menjelang hari besar keagamaan, seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian rumah kosong saat ditinggal mudik, aksi copet di pusat keramaian, hingga penipuan daring. Karena itu, ia meminta seluruh personel meningkatkan kewaspadaan dan kehadiran di lapangan.
Selain aparat keamanan, Bupati mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya ronda serta memperkuat gotong royong di lingkungan masing-masing.
Peran orang tua dan tokoh masyarakat dinilai penting dalam menjaga generasi muda dari potensi pelanggaran hukum maupun gangguan ketertiban.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jika masyarakat dan aparat bersinergi, situasi kondusif pasti bisa terwujud,” tambahnya.
Dalam arahannya, Bupati menekankan beberapa poin penting, antara lain peningkatan patroli di jam rawan dan lokasi ibadah, penguatan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta tokoh agama dan masyarakat, penerapan pelayanan yang humanis namun tegas sesuai prosedur, serta menjaga soliditas dan kesiapan fisik personel.
“Pengamanan yang baik adalah ketika masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadahnya. Itulah ukuran keberhasilan kita,” tegasnya.
Apel siaga tersebut dihadiri Kapolres Bangli, Dandim 1626/Bangli, Wakapolres Bangli, jajaran pejabat Polres Bangli, personel Satpol PP, Dinas Perhubungan, tim pemadam kebakaran dan TRC, serta unsur Pecalang dan Banser.
Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan komitmen bersama menjaga Bangli tetap kondusif selama Ramadan dan Nyepi 2026.(ri/gb)





