GATRABALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri Rapat Paripurna Masa Persidangan Pertama DPRD Badung Tahun 2024 di Ruang Sidang Utama Gosana, Kantor DPRD, Puspem Badung, pada Senin, 25 November 2024.
Agenda rapat kali ini meliputi Penyampaian Jawaban Pemerintah terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 serta Tanggapan Pemerintah terhadap tiga Raperda inisiatif DPRD Kabupaten Badung.
Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti beserta jajaran Wakil Ketua dan anggota DPRD, Forkopimda Badung, Pj. Sekda Badung IB. Surya Suamba, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, Pimpinan Instansi Vertikal, Ketua KPU dan Bawaslu Kabupaten Badung, serta Fraksi DPRD Kabupaten Badung.
Dalam wawancara seusai rapat, Bupati Giri Prasta menyampaikan pentingnya sinergi antara Pemerintah dan DPRD untuk memastikan kebijakan APBD 2025 serta Raperda yang dibahas benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.
“Pemerintah diberikan masukan yang sangat konstruktif oleh DPRD. Ini adalah cerminan kerja sama yang baik untuk melakukan evaluasi keputusan demi kepentingan dan kebutuhan masyarakat, terutama di bidang kesejahteraan dan kebahagiaan,” ungkapnya.
Adapun tiga Raperda inisiatif DPRD yang mendapat tanggapan pemerintah meliputi Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan Wawasan Kebangsaan, Raperda tentang Desa Wisata, dan Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Usaha Mikro.
Bupati Giri Prasta juga menyoroti usulan Fraksi Gerindra untuk meningkatkan APBD Kabupaten Badung menjadi Rp12 triliun.
Ia memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung akan bekerja maksimal untuk mewujudkan target tersebut.
“Semaksimal mungkin kita akan melakukannya dengan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak. Bahkan, saat ini kita telah mengidentifikasi 2.000 wajib pajak baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak hotel dan restoran,” tutupnya.
Langkah strategis ini diharapkan mampu menjadikan Kabupaten Badung sebagai daerah yang lebih maju dan sejahtera di masa mendatang. (gus/gb)





