GATRABALI.COM, BADUNG – Hujan disertai angin menguyur beberapa wilayah di Bali menurut BMKG disebabkan karena aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial di sekitar wilayah Bali sehingga menyebabkan terjadinya hujan dengan intensitas ringan hingga lebat terjadi disebagian besar wilayah Bali, Jumat, (12/6/2026), hal ini disampaikan Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah III Badung, Luh Nyoman Didik Tri Utami.
“Hal ini diakibatkan oleh aktifnya gelombang Rossby Ekuatorial di sekitar wilayah Bali, suhu muka laut di perairan Bali cukup hangat serta adanya massa udara basah yang terkonsentrasi pada lapisan permukaan hingga lapisan 850 hPa (1500 m) di wilayah Bali yang memicu pembentukan awan konvektif,” katanya Jumat, (12/6/2026) di Badung.
Meskipun hujan turun secara tiba-tiba namun menurutnya, kondisi cuaca tersebut masih tergolong normal.
“Ya kondisi normal.Berdasarkan hasil monitoring awal musim kemarau, hampir seluruh wilayah Bali sudah memasuki musim kemarau, kecuali wilayah Bali bagian tengah terindikasi memasuki musim kemarau. Meskipun secara umum sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki musim kemarau, potensi hujan masih dapat terjadi ketika ada faktor cuaca pendukungnya seperti yang disebutkan di atas,” bebernya.
Sabtu, (13/6/2026) (Besok) wilayah Bali diperkirakan Dirinya masih berpotensi diguyur hujan ringan secara tidak merata.
“Untuk esok hari wilayah Bali secara umum diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan secara tidak merata di wilayah Bali,” sebutnya.
Dirinya menghimbau, Masyarakat agar selalu menjaga kesehatan pada kondisi cuaca yang tidak menentu, serta jika keluar rumah agar menggunakan tabir surya untuk melindungi diri dari sinar ultraviolet, Masyarakat umum, nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari mewaspadai tinggi gelombang yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok bagian selatan, dan Perairan Selatan Bali, kemudian terakhir masyarakat agar tetap update Informasi BMKG khususnya peringatan dini cuaca atau iklim ekstrem.(gun/gb)





