GATRABALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia di sektor transportasi sebagai salah satu langkah mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pariwisata.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan dengan pemerintah daerah di Bali.
Mewakili Bupati Badung, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung IB Surya Suamba menghadiri penandatanganan kerja sama yang dirangkaikan dengan Seminar Internasional bertema Transformasi Transportasi dan Logistik di Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali, Desa Samsam, Kabupaten Tabanan, Jumat, 12 Juni 2026.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Surya Suamba turut membubuhkan paraf pada dokumen kerja sama dan melakukan pertukaran plakat dengan pihak Poltrada Bali sebagai simbol penguatan kolaborasi dalam pengembangan SDM transportasi.
Dalam sambutannya, Surya Suamba menegaskan bahwa sektor transportasi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya Kabupaten Badung yang menjadi pusat aktivitas pariwisata di Bali. Karena itu, peningkatan kualitas SDM transportasi menjadi kebutuhan yang harus dipersiapkan sejak dini.
Ia menjelaskan bahwa salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Badung saat ini adalah penanganan kemacetan guna meningkatkan kenyamanan wisatawan dan masyarakat. Untuk mendukung program tersebut, dibutuhkan tenaga profesional yang memahami tata kelola transportasi secara modern.
“Untuk mendukung upaya tersebut, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten, khususnya di bidang transportasi darat, menjadi kebutuhan yang sangat penting. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Badung menjalin kerja sama dengan Politeknik Transportasi Darat Bali dalam pengembangan SDM masyarakat Badung melalui program pendidikan dan pelatihan di bidang transportasi darat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kerja sama tersebut dapat membuka peluang lebih besar bagi generasi muda Badung untuk memperoleh pendidikan dan keterampilan di bidang transportasi. Dengan demikian, lulusan Poltrada Bali, khususnya putra-putri asal Badung, dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bergabung sebagai tenaga profesional di lingkungan pemerintah.
Menurutnya, kolaborasi antara Pemkab Badung, BPSDM Kementerian Perhubungan, dan Poltrada Bali akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan sistem transportasi yang tertata, aman, nyaman, dan mampu menunjang pengembangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala BPSDM Perhubungan, Suharto, menilai sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri menjadi kunci dalam mencetak SDM transportasi yang siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi serta kebutuhan layanan transportasi masa depan.
Ia menjelaskan bahwa BPSDM Perhubungan membuka kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk melanjutkan pendidikan di 22 sekolah kedinasan transportasi di bawah Kementerian Perhubungan. Selain itu, kemitraan dengan dunia usaha juga terus diperkuat untuk meningkatkan peluang kerja bagi para lulusan.
Dukungan serupa disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bali, Wayan Serinah. Menurutnya, penguatan SDM transportasi menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Melalui kerja sama ini, pemerintah berharap dapat melahirkan tenaga transportasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing guna mendukung terwujudnya sistem transportasi yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan di Bali.(nov/gb)





