GATRABALI.COM, MANGUPURA – Persiapan Duta Kabupaten Badung untuk mengikuti Pawai (Ped Aya) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 terus dimatangkan.
Untuk memastikan kesiapan peserta, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa meninjau langsung latihan gabungan dan gladi yang berlangsung di Jaba Pura Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kamis, 11 Juni 2026.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, Perbekel Desa Mengwi, Bendesa Adat Mengwi, tim pembina, serta seluruh peserta yang akan menjadi bagian dari kontingen Badung pada ajang PKB tahun ini.
Dalam kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi atas kerja keras para seniman, penari, penabuh, dan seluruh tim yang terlibat dalam proses persiapan. Menurutnya, secara umum penampilan yang ditunjukkan sudah berjalan baik dan mencerminkan kualitas seni yang dimiliki Kabupaten Badung.
Meski demikian, ia meminta agar seluruh peserta terus meningkatkan kekompakan dan keselarasan gerak agar penampilan yang ditampilkan nantinya terlihat lebih solid dan berkarakter.
“Badung memiliki reputasi yang sangat bergengsi di ajang PKB. Ekspektasi masyarakat sangat tinggi, penampilan kita harus selalu memukau seperti tahun lalu. Karena itu, sisa waktu yang ada harus dioptimalkan untuk menjaga keselarasan, kekompakan gerak, dan menjaga jarak antar peserta agar terlihat sebagai satu kesatuan yang utuh,” ujarnya.
Selain soal kekompakan, Bupati juga meminta panitia melakukan pengecekan langsung ke lokasi pelaksanaan pawai di Denpasar. Langkah tersebut dinilai penting agar para peserta dapat memahami kondisi arena dan menyesuaikan pola gerak maupun formasi dengan ruang pementasan yang tersedia.
Adi Arnawa juga menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh elemen yang terlibat, termasuk partisipasi peserta difabel yang ikut memperkuat kontingen Kabupaten Badung pada PKB tahun ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Ped Aya Duta Kabupaten Badung, Bagus Restu Waisnawa, menjelaskan bahwa penampilan Badung tahun ini mengangkat konsep “Kala Mandala”. Konsep tersebut menggambarkan hubungan ruang dan waktu sebagai bagian dari siklus kehidupan yang mengantar manusia menuju keseimbangan dan kejernihan batin.
Menurutnya, tema tersebut disusun untuk selaras dengan tema besar PKB 2026 sekaligus menghadirkan pesan filosofis yang kuat dalam balutan pertunjukan seni dan budaya.
“Konsep ‘Kala Mandala’ ini merefleksikan perjalanan dari hiruk-pikuk menuju keheningan, hingga mencapai jiwa yang utuh, bening, dan selaras dengan jagat raya. Narasi ini kami susun agar sejalan dan memperkuat tema besar Pesta Kesenian Bali (PKB) Tahun 2026,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi yang melibatkan Sanggar Seni Pekandelan Agung Banjar Lebah Pangkung, Desa Mengwi, serta berbagai komunitas seni lainnya, Duta Kabupaten Badung optimistis mampu menghadirkan penampilan terbaik pada PKB XLVIII Tahun 2026.(nov/gb)





