GATRABALI.COM, BADUNG – Musibah kebakaran menimpa bangunan semi permanent bedeng proyek, kemarin, Rabu, (8/7/2026) sekitar pukul 10.30 wita di Jalan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung telah terjadi adanya peristiwa kebakaran pada bangunan semi permanent bedeng proyek dengan penanggung jawab bangunan bedeng, Ibu Sri.
Adapun kronologis kejadian disampaikan, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, memaparkan, menurut keterangan Sopian, Kepala Mandor menerangkan kronologis kejadian, Sekitar pukul 10.15 Wita disaat semua tukang dalam posisi bekerja ada salah satu tukang yang berteriak bahwa adanya asap yang berasal dari bedeng, selanjutnya tukang tersebut mencoba mengecek ke area bedeng dan sudah mendapati adanya api yang kemudian tukang tersebut menginformasikan hal tersebut kepada tukang yang lain untuk mencoba mengamankan barang-barang berharga yang ada di dalam dan berusaha untuk memadamkan api
“Selanjutnya saksi menyebutkan langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran terdekat untuk bantuan dan tindakan lebih lanjut,” ucapnya, kemarin, Rabu, (8/7/2026) dalam keterangan tertulisnya di Denpasar.
Kemudian saksi lainnya, Ibu Sri, sebagai penanggung jawab Bedeng menyampaikan, Sekitar pukul 10.20 wita disaat saya berada di luar untuk makan kemudian saksi mendapatkan telfon dari kepala mandor yang menginformasikan bahwa adanya kebakaran pada bedeng proyek, selanjutnya saksj kembali menuju bedeng guna mengecek hal tersebut
Setiba di bedeng saksi sudah mendapati bedeng dalam keadaan terbakar dan para tukang yang lain mencoba memadamkan api, tidak lama kemudian pihak pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api
“Pukul 10.40 wita Pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian 2 Unit Damkar BPG, 1 Unit Damkar ITDC, 1 Unit Damkar Majapahit, dan 1 Unit Damkar Kunti dapat memadamkan api dan melakukan upaya pendinginan,” jelasnya.
Dirinya menerangkan, Terkait kejadian tersebut pihak Kepolisian mengarahkan korban untuk membuat laporan ke pihak Polsek Kuta Selatan akan tetapi, pihak manajemen akan melakukan pemeriksaan secara internal untuk langkah selanjutnya.
Sembari Ia menambahkan, kerugian ditaksir kurang lebih Rp 50.000.000 serta tidak ada korban jiwa.(gun/gb)





