GATRABALI.COM, BADUNG — Pemerintah Kabupaten Badung kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia melalui program penghargaan Usia Harapan Hidup (UHH) 75 Tahun.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua TP PKK Badung Rasniathi Adi Arnawa menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada warga lansia di Lingkungan Gadon, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Jumat (19/12/2025).
Salah satu penerima simbolis adalah Anak Agung Made Puger yang telah memasuki usia 103 tahun. Penyerahan penghargaan ini juga dirangkaikan dengan perayaan ulang tahun penerima, sebagai bentuk penghormatan atas usia panjang dan perjalanan hidup yang sarat keteladanan.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan penghargaan berupa uang tunai senilai Rp3 juta beserta bingkisan. Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis dokumen administrasi kependudukan berupa akta kelahiran dan akta perkawinan kepada masyarakat setempat melalui Lurah Kerobokan Kaja.
Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa program penghargaan UHH merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendorong kesadaran hidup sehat sekaligus memberikan kebahagiaan bagi para penglingsir di usia senja.
“Penghargaan ini tidak semata-mata bersifat material, namun sebagai bentuk perhatian dan penghormatan pemerintah kepada para sesepuh kita. Harapan kami, program ini mampu memotivasi masyarakat untuk menjaga kesehatan sehingga dapat menikmati usia lanjut dengan kualitas hidup yang baik,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pada bulan Desember 2025, penghargaan UHH diberikan kepada warga Badung yang lahir pada tanggal 3 hingga 15 Desember, dengan jumlah penerima sebanyak 362 orang. Sementara warga yang lahir pada rentang 16 hingga 31 Desember akan menerima penghargaan pada awal Januari 2026 mendatang. Secara keseluruhan, jumlah penerima program UHH di Kabupaten Badung diperkirakan mencapai 18.000 hingga 19.000 orang.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa keberadaan para lansia merupakan aset sosial yang sangat berharga. Pengalaman hidup, nilai kebijaksanaan, serta keteladanan yang dimiliki para penglingsir dinilai memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat karakter generasi muda.
“Para lansia telah banyak berjasa dalam membangun Badung. Sudah selayaknya pemerintah hadir memberikan perhatian dan penghargaan. Semoga program ini membawa manfaat dan menjadi pengingat bahwa kesejahteraan masyarakat adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran OPD di lingkungan Pemkab Badung, perwakilan BPD Bali Cabang Mangupura dan Badung, Camat Kuta Utara beserta unsur Tripika, kepala lingkungan, serta prajuru adat di wilayah Desa Kerobokan.(ri/gb)





