spot_img
spot_img
BerandaBaliBupati Satria Pimpin Persembahyangan Penganyar di Pura Puser Saab dan Pura Goa...

Bupati Satria Pimpin Persembahyangan Penganyar di Pura Puser Saab dan Pura Goa Lawah

GATRABALI.COM, KLUNGKUNG — Pemerintah Kabupaten Klungkung melaksanakan bakti penganyar di dua pura besar, yakni Pura Kahyangan Jagat Puser Saab di Nusa Penida dan Pura Sad Khayangan Goa Lawah di Kecamatan Dawan, Jumat (12/12/2025).

Bupati Klungkung I Nyoman Satria hadir langsung memimpin rombongan dalam rangkaian persembahyangan tersebut.

Suasana yadnya berlangsung penuh kekhidmatan. Upacara dipuput oleh Jero Mangku setempat, dan setelah itu Bupati Satria menyerahkan punia sebagai simbol bakti dan penghormatan kepada Ida Bhatara.

Baca Juga  Ketut Lihadnyana Pimpin Rapat Pemilik Modal Tahunan di Perumdam THB

“Melalui bakti ini, kami memohon tuntunan agar setiap program pembangunan di Klungkung dapat berjalan baik, memberi manfaat, dan membawa daerah kita menuju Klungkung Mahottama,” ujar Bupati Satria.

Pura Puser Saab yang berlokasi di Banjar Dehan, Desa Batumadeg, merupakan salah satu pura penting di Nusa Penida. Kawasan suci ini memiliki tiga pelaban, yakni: Pura Batu Paras yang menjadi tempat pemujaan Siwa sebagai pelinggih penyucian, Pura Ratu Gede Dalem Selimpet, dan Pura Puser Saab sebagai pusat pemujaan.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Resmikan Kantor Perbekel Cemagi, Serahkan BKK Rp 3 Miliar Lebih

Kelihan Pura, Ketut Suara, menjelaskan bahwa Ida Bhatara nyejer selama tiga hari dan upacara penyineban akan dilaksanakan pada Sabtu (13/12/2025).

Setelah dari Nusa Penida, rombongan Pemkab Klungkung melanjutkan persembahyangan ke Pura Goa Lawah. Pura Sad Khayangan ini tengah melaksanakan pujawali, dengan puncak upacara jatuh pada Anggara Kasih Kliwon Medangsia, 9 Desember 2025. Rangkaian upacara akan selesai pada Anggara Paing Pujut, 16 Desember 2025.

Baca Juga  Wawali Denpasar Dukung Upacara Keagamaan sebagai Bentuk Syukur dan Harmoni Semesta

Kegiatan bakti penganyar ini menjadi bagian dari tradisi rutin pemerintah daerah dalam menjaga harmoni dan keseimbangan spiritual, sekaligus wujud bakti Pemkab Klungkung terhadap nilai-nilai religius yang mengakar kuat dalam masyarakat Bali.(ri/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments