spot_img
spot_img
BerandaBaliDatangi Balai Penataan Bangunan, Bupati Kembang Minta Penataan Pasar Umum Negara Dipercepat

Datangi Balai Penataan Bangunan, Bupati Kembang Minta Penataan Pasar Umum Negara Dipercepat

GATRABALI.COM, JEMBRANA — Kondisi pedagang di Pasar Umum Negara yang kian tertekan akibat sepinya aktivitas jual beli mendorong Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, mengambil langkah langsung.

Pada Jumat (5/12/2025), ia mendatangi Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Bali untuk menyampaikan secara resmi keresahan para pedagang yang selama ini mengadu padanya.

Kedatangan Bupati Kembang diterima Kepala Balai, Sunarjito, ST., MT., bersama jajaran teknis.

Menurut Bupati Kembang, banyak pedagang mengeluh sulitnya mendapatkan pembeli karena sejumlah titik di pasar dinilai belum mendukung arus pengunjung. Ia mengungkapkan bahwa para pedagang bahkan mengalami hampir nihil transaksi dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga  Manfaatkan Aset Daerah, Bupati Jembrana Fasilitasi Pedagang dengan Kontainer Dagang

“Mereka datang kepada saya, menyampaikan bahwa omzet mendekati nol. Saya tidak bisa membiarkan kondisi ini berlarut,” ucapnya.

Setelah meninjau dan menerima laporan lapangan, Bupati menyebut beberapa kendala yang sering dikeluhkan pedagang, antara lain: Pintu masuk pasar terlalu rendah, sehingga menghambat mobilitas. Tidak adanya jembatan penghubung Gedung A dan Gedung B, menyebabkan alur pengunjung tidak efektif.

Baca Juga  Dana Meningkat, DPRD Buleleng Dorong Perubahan APBD 2024 Segera Disahkan

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kembang meminta Balai memberikan kebijakan yang dapat mempercepat penataan ulang, khususnya terkait aspek teknis yang berdampak langsung pada aktivitas perdagangan.

“Kami butuh langkah cepat. Apa yang bisa dikerjakan segera, tolong diprioritaskan. Ini menyangkut kehidupan pedagang,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa bangunan pasar memang terlihat rapi dan memenuhi standar, namun manfaatnya masih belum dirasakan pedagang yang menjadi pengguna utama fasilitas tersebut.

“Bangunannya bagus, tetapi jika pedagang tidak bisa berjualan, maka tujuannya belum tercapai,” ujarnya.

Baca Juga  Kakao Premium Jembrana Tembus Pasar Dunia, KSS Ekspor 14 Ton ke Prancis dan Jepang

Bupati Kembang bahkan menyatakan bahwa Pemkab Jembrana tidak akan menerima usulan penyerahan aset gedung pasar apabila belum memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Jika bangunan belum memberi manfaat bagi rakyat kami, bagaimana mungkin kami menerima itu sebagai aset daerah?” katanya dengan tegas.

Ia berharap evaluasi teknis segera dilakukan, agar pedagang dapat kembali beraktivitas normal dan perekonomian lokal bergerak kembali.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments