GATRABALI.COM, JEMBRANA – Kecelakaan tunggal atau Out of Control (OC) yang diduga disebabkan oleh mengantuk mengguncang wilayah Jembrana pada Sabtu pagi, 30 September 2023. Insiden ini terjadi di Jalan umum jurusan Denpasar – Gilimanuk, tepatnya di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo.
Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah truk box dengan nomor polisi B 9046 UXU yang mengalami hilang kendali. Truk yang dikemudikan oleh N. Irvan Dwi Amrullah, 24 tahun, pria asal Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, meluncur keluar jalur dengan kecepatan tinggi. Keadaan cuaca saat itu sangat cerah, dan jalan dalam kondisi baik. Namun, diduga pengemudi truk mengantuk saat melewati tikungan landai ke arah kanan dari timur.
Akibat dari kecelakaan ini, truk tersebut merusak sebuah pura, rumah warga, dan menabrak dua sepeda motor yang terparkir di teras rumah. Gusti Ayu Intan Sri Prameswari, penghuni rumah yang menjadi korban, mengalami luka lecet di kepala dan dilarikan ke Puskesmas UPTD 1 Mendoyo untuk perawatan medis.
Meskipun insiden ini mengakibatkan kerugian materiil yang signifikan, dengan diperkirakan mencapai Rp 50 juta, bersyukurnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis ini.
Pengemudi truk, N. Irvan Dwi Amrullah, hanya mengalami luka lecet pada lutut kaki kiri dan memar di tangan kanan. Sementara penumpangnya, N. Yosafat Elva Candra, 29 tahun, asal Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, selamat tanpa luka serius.
Truk box yang terlibat dalam kecelakaan mengalami kerusakan pada kaca depan, bemper, topi depan mobil, dan bagian box truk. Selain itu, teras rumah dan satu kamar tidur juga rusak parah, begitu juga dengan Pelinggih Penunggu yang ada di dalam rumah. Dua unit sepeda motor yang terparkir di depan rumah juga mengalami kerusakan yang signifikan.
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Ni Putu Meipin Ekayanti, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan himbauan kepada semua pengendara, terutama mereka yang sering melakukan perjalanan pada malam hari. Beliau mengingatkan agar jika merasa mengantuk, segera berhenti dan beristirahat sejenak. Selain itu, selalu patuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Kejadian ini menjadi pengingat penting akan bahaya mengantuk saat berkendara, dan perlunya kesadaran dalam menjaga kewaspadaan di jalan raya. Semoga insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.(gb)