spot_img
spot_img
BerandaBaliLewat Talkshow Digital, Putri Koster Ajak Generasi Muda Sebarkan Energi Positif

Lewat Talkshow Digital, Putri Koster Ajak Generasi Muda Sebarkan Energi Positif

GATRABALI.COM, DENPASAR – Kemajuan teknologi digital harus disikapi secara bijak oleh generasi muda. Hal ini disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, saat menjadi pembicara utama dalam Talkshow Anak Cerdas Digital yang digelar di Jaya Sabha, Denpasar, Kamis, 17 Juli 2025.

Dalam talkshow yang diikuti peserta muda dari berbagai kalangan, Putri Koster menekankan pentingnya kemampuan generasi muda dalam memilah dan menyaring informasi yang beredar luas di dunia digital.

Ia mengingatkan bahwa meskipun teknologi membawa kemudahan dan peluang, sisi negatifnya juga bisa membahayakan bila tidak disikapi dengan cerdas.

“Sekarang ini anak-anak lahir di zaman digital. Ibu harap kalian gunakan kecerdasan untuk tidak sekadar ikut-ikutan, tapi bisa memilah informasi. Jangan terbuai oleh hal-hal yang tampak indah di dunia maya,” ujarnya.

Baca Juga  Sampah Horeka Capai 41 Persen, Gubernur Koster Tegaskan Bali Tak Bisa Lagi Andalkan Sistem Lama

Putri Koster menyoroti fenomena yang kini marak, seperti kecanduan gawai, hoaks, pencitraan palsu di media sosial, hingga penyalahgunaan internet untuk aktivitas ilegal seperti judi online dan narkoba.

“Media sosial bukan untuk menjauhkan dari realitas, tapi harus dimanfaatkan untuk menebar hal positif. Jangan sampai teknologi malah menghilangkan jati diri,” tegasnya.

Selain menyoroti isu digital, Putri Suastini Koster yang juga merupakan Duta Program PSBS PADAS, menyuarakan pentingnya kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda.

Baca Juga  Kontingen PMI Buleleng Ikuti Jumbara Tingkat Nasional

Ia mengajak anak-anak dan remaja untuk aktif dalam pengelolaan sampah dari rumah tangga, serta ikut menyuarakan gerakan pengurangan plastik sekali pakai.

“Bali punya peraturan tentang pengelolaan sampah dan pembatasan plastik. Anak-anak harus paham dan bisa mengedukasi lingkungannya. Sampah jangan hanya dibuang, tapi harus dikelola,” jelasnya, mengacu pada Pergub No. 47 Tahun 2019 dan Pergub No. 97 Tahun 2018.

Menurutnya, kesadaran lingkungan dan literasi digital adalah dua aspek penting yang harus dimiliki oleh anak muda Bali agar mampu menghadapi tantangan zaman sekaligus menjaga keberlanjutan budaya dan alam Bali.

Baca Juga  Wayan Koster Kenang Masa Kecil di Kampung Baru Singaraja dalam Kampanye Pilgub Bali 2024

Putri Koster juga mendorong generasi muda untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarluaskan informasi tentang program-program strategis pemerintah, termasuk gerakan pelestarian budaya, lingkungan, serta pembangunan berbasis kearifan lokal.

“Jangan biarkan ruang digital dipenuhi informasi tidak bermutu. Ayo isi dengan konten yang membangun, edukatif, dan inspiratif. Gunakan media sosial untuk menyebarkan hal baik,” pesannya.

Talkshow ini menjadi wadah penting untuk membentuk generasi yang tak hanya melek teknologi, tetapi juga peduli terhadap lingkungan, budaya, dan masa depan Bali.

Dengan bekal kesadaran ini, diharapkan anak-anak muda Bali dapat tumbuh sebagai pemimpin masa depan yang tangguh dan berkarakter.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments