spot_img
spot_img
BerandaNewsPergi Nyabit Rumput, Warga Asal Sawan Terbujur Kaku Dipematang Sawah

Pergi Nyabit Rumput, Warga Asal Sawan Terbujur Kaku Dipematang Sawah

GATRABALI.COM, BULELENG – Berpamitan menyabit rumput, Made Somerawa (55) ditemukan terbujur kaku di pematang sawah yang berlokasi di Banjar Dinas Kelodan Uma Desa, Desa Suwug Kecamatan Sawan pada Senin (2/01/2022).

Kemudian Kapolsek Sawan AKP Dewa Putu Sudiasa membenarkan peristiwa tersebut, dimana awalnya sekitar pukul 13.00 Wita korban berpamitan kepada Nengah Kani (75) untuk menyabit rumput di Banjar Dinas Kelodan Uma Desa, Desa Suwug Kecamatan Sawan.

Selanjutnya sekitar pukul 17.15 Wita, seorang warga bernama Ketut Sariada (46) mendapati korban dalam kondisi terbujur di pematang sawah. Sariada pun mencoba membangunkan korban namun tubuh korban sudah dalam kondisi kaku, panik akan hal itu Sariada pun melaporkannya kepada Polsek Sawan.

Baca Juga  Bali Menuju Bebas Sampah 2026, Putri Koster Gandeng Guru PGRI Lewat Lomba Menulis

"Awalnya korban pamit untuk nyabit rumput, namun korban ditemukan terbujur di pematang sawah. Setelah di cek ternyata tubuh korban sudah kaku," Ucap Kapolsek Sawan AKP Dewa Putu Sudiasa 

Menyikapi laporan tersebut, pihaknya dengan dibantu oleh warga sekitar langsung mengevakuasi korban dan dibawa kerumahnya. Kemudian sekitar pukul 20.00 Wita, tim medis Puskesmas Sawan 1 selesai melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.
 
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diperkirakan meninggal dunia sekitar pukul 17.00 Wita. Awalnya korban diduga meninggal akibat disambar petir, namun pada jenazah korban tidak ditemukan adanya luka bakar maupun luka memar.

Baca Juga  Bunda PAUD Kota Denpasar Ikuti PPBN Bersama Ratusan Siswa TK Se-Kota Denpasar 

"Korban sempat diduga meninggal karena disambar petir, tapi saat ditemukan dalam keadaan utuh dan pakaian korban tidak ada yang terbakar atau robek," Jelas AKP Sudiasa 

Disamping itu, saat ini keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi maupun proses hukum, sebab korban meninggal diduga karena kelelahan. Meski demikian polisi akan tetap melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.  
 
"Walau pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi, peristiwa ini akan tetap dilakukan penyelidikan," Tandas AKP Sudiasa. (gatra)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments