GATRABALI.COM, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana resmi meluncurkan program fasilitasi permodalan berupa kredit bersubsidi untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Peserta Pemagangan Luar Negeri (PPLN).
Program ini menjadi salah satu dari 24 program unggulan yang dijalankan oleh Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati IGN Patriana Krisna (Kembang-Ipat) dalam 100 hari kerja mereka memimpin Jembrana.
Peluncuran program ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Jembrana dan Bank BPD Bali pada Sabtu, 31 Mei 2025 di Gedung Kesenian Bung Karno.
Dalam acara tersebut, Bupati Kembang Hartawan dan Wakil Bupati Ipat menyerahkan secara simbolis kredit bersubsidi kepada enam calon PMI yang telah lulus tahap pre-screening, yaitu:
I Made Juli Pramana Putra dari Desa Asahduren, Pekutatan
I Putu Ardiyana Putra dari Desa Yehembang Kauh, Mendoyo
Pande Gede Srimaya Putra dari Desa Batuagung, Jembrana
Riko Efendi Satriawan dari Banjar Ketapang, Negara
Dewa Dode Yogi Darma Putra dari Desa Dangin Tukadaya, Jembrana
I Putu Redi Januarta dari Desa Berangbang, Negara.
Bupati Kembang Hartawan menyampaikan bahwa program ini hadir sebagai solusi pembiayaan tanpa bunga dan tanpa jaminan bagi generasi muda yang ingin bekerja ke luar negeri, cukup dengan menunjukkan surat penawaran kerja (job letter).
“Minat anak muda Jembrana untuk bekerja di luar negeri sangat tinggi. Program ini kami harap tidak hanya membantu dari sisi pembiayaan, tetapi juga membangun mental wirausaha mereka setelah kembali,” ujarnya.
Direktur Kepatuhan PT Bank BPD Bali, Drs. I Wayan Sutela Negara, M.M., menambahkan bahwa kredit bersubsidi ini diberikan khusus bagi PMI yang pertama kali berangkat dengan nominal pinjaman mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 100 juta, dan jangka waktu maksimal 12 bulan.
“Program ini adalah bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jembrana dan Bank BPD Bali untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang siap bersaing secara global dengan membawa pengalaman dan etos kerja dari luar negeri.(gus/gb)





