GATRABALI.COM, BADUNG – Dalam kondisi ombak yang nyaris sempurna, dua peselancar muda Indonesia berusia 16 tahun, Westen Hirst dari Lakey Peak dan Jasmine Studer dari Kuta, mencatatkan sejarah dengan keluar sebagai juara Rip Curl Cup Padang Padang 2025 – ajang selancar paling prestisius dan legendaris di Indonesia.
Dengan gelombang mencapai lebih dari 6 kaki yang terus menggulung sepanjang hari di Padang Padang, para peselancar terbaik dari Indonesia dan dunia menampilkan performa luar biasa. Event ini, yang hanya digelar saat ombak mencapai kualitas terbaik, resmi dimulai setelah status “siaga tinggi” diumumkan pada hari Minggu, membuat peserta hanya memiliki beberapa hari untuk terbang ke Bali.
Jasmine Studer tampil gemilang di final wanita. Ia mencetak skor sempurna 10, yang diperkuat dengan skor 8,17, menempatkannya di posisi puncak. Meski lawannya Willow Hardy (AUS) memberi tekanan dengan skor tinggi 9 dan 8,33, Jasmine tetap unggul. Pertandingan ini dinilai sebagai salah satu penampilan tuberiding wanita terbaik yang pernah terjadi di Padang Padang. Ziggy McKenzie bahkan mencetak skor hampir sempurna hanya semenit setelah bel akhir berbunyi.
“Aku sangat bahagia, sampai tidak bisa berkata-kata. Ini momen paling tidak nyata dalam hidupku,” ujar Jasmine.
“Aku tidak menyangka bisa keluar dari barrel 10 poin itu,” tambahnya.
Di final pria, Westen Hirst membuka pertandingan dengan aksi barrel ganda yang nyaris sempurna, mencatat skor 9,9. Ia kemudian mengunci kemenangan dengan skor tambahan 7,33, mengalahkan nama-nama besar seperti Tosh Tudor, Ivan Florence, dan Ketut Agus. Kemenangan ini mengingatkan pada pencapaian Erin Brooks, yang juga pernah meraih gelar di usia muda.
“Aku sudah berselancar di sini sejak umur 10 tahun, mungkin lebih muda,” ujar Westen.
“Sekarang akhirnya aku ikut Rip Curl Cup dan menang, ini benar-benar gila,” tambahnya.
Hasil Final:
Men’s Final:
- Westen Hirst (INA) – 18.57
- Tosh Tudor (USA) – 14.97
- Ketut Agus (INA) – 13.70
- Ivan Florence (HAW) – 5.33
Women’s Final:
- Jasmine Studer (INA) – 18.17
- Willow Hardy (AUS) – 17.33
- Kya Heuer (INA) – 13.27
- Ziggy McKenzie (AUS) – 10.00
- Kya Heuer (INA) – 5.64
Selain kemenangan dua remaja tersebut, momen-momen mengesankan lainnya mencakup aksi dramatis Ivan Florence yang berhasil keluar dari dalam barrel yang terlihat mustahil, serta Made ‘Bol’ Adi Putra yang mencatat tube berdiri luar biasa. Ketut Agus juga mencetak skor 9,8 dalam perjalanannya ke final.
Diselenggarakan di Padang Padang, Bali, Rip Curl Cup merupakan satu dari sedikit kontes surfing undangan yang menyatukan peselancar tuberiding elit dunia dan talenta terbaik Indonesia. Tahun ini, hanya 24 peselancar diundang – 12 dari Indonesia dan 12 dari luar negeri – menjadikan event ini sebagai salah satu ajang paling eksklusif di dunia selancar profesional.
Dengan sistem “satu hari, satu ombak”, event ini memastikan hanya digelar dalam kondisi ombak terbaik selama masa tunggu satu bulan, yakni 4 Agustus hingga 4 September 2025, saat musim gelombang utama Indonesia berlangsung. Pertandingan disiarkan langsung ke seluruh dunia melalui ripcurl.co.id, di mana penggemar juga bisa mengikuti pembaruan kontes secara real-time.
Penampilan luar biasa dari Westen dan Jasmine tak hanya mencerminkan kekuatan generasi muda Indonesia, tetapi juga menegaskan bahwa masa depan olahraga selancar Tanah Air sedang menuju puncak. Rip Curl Cup Padang Padang 2025 bukan hanya ajang kompetisi – ini adalah panggung lahirnya bintang-bintang baru. (*/gb)





