spot_img
spot_img
BerandaBaliSerahkan Remisi Umum di Lapas Singaraja, Pj Lihadnyana Dorong Pembinaan Keterampilan Warga...

Serahkan Remisi Umum di Lapas Singaraja, Pj Lihadnyana Dorong Pembinaan Keterampilan Warga Binaan

GATRABALI.COMBULELENGPenjabat (PJ) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana, menyerahkan Remisi Umum bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum bagi Anak Binaan pada peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu 17 Agustus 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Nusantara, Lapas Kelas IIB Singaraja ini, memberikan remisi kepada 183 warga binaan.

Usai penyerahan remisi, Lihadnyana menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif pemerintah pusat yang sudah berjalan lama dan diatur dengan dasar hukum yang jelas. Pemerintah Kabupaten Buleleng bersama kepala daerah mendukung penuh pelaksanaan program ini, yang bertujuan memotivasi warga binaan untuk mengikuti semua program pembinaan yang ada di dalam lapas, sehingga masa hukuman mereka dapat dikurangi.

Baca Juga  Pesona Endek Buleleng Hiasi Panggung Fashion Show Pimpinan OPD di BDF 2024

“Mudah-mudahan dengan penyerahan remisi ini, warga binaan lainnya semakin termotivasi untuk mematuhi program-program pembinaan yang diberikan,” ungkapnya.

Dari total 184 remisi yang diajukan, 183 disetujui dan diserahkan kepada warga binaan Lapas Kelas IIB Singaraja. Remisi ini terdiri dari berbagai durasi, yaitu 55 warga binaan mendapatkan remisi 1 bulan, 28 warga binaan mendapatkan remisi 2 bulan, 57 warga binaan mendapatkan remisi 3 bulan, 31 warga binaan mendapatkan remisi 4 bulan, 12 warga binaan mendapatkan remisi 5 bulan, dan 1 warga binaan mendapatkan remisi 6 bulan. Dari jumlah tersebut, 4 warga binaan langsung dibebaskan setelah menerima remisi.

Ada yang istimewa pada peringatan HUT RI ke-79 di Lapas Kelas IIB Singaraja tahun ini. Selain menyerahkan remisi, PJ Bupati Buleleng juga meresmikan tempat pangkas rambut dan toko kopi milik Lapas Kelas IIB Singaraja. Fasilitas ini merupakan bagian dari program pelatihan keterampilan bagi warga binaan, yang bertujuan memberikan mereka bekal produktif untuk kehidupan setelah keluar dari lapas.

Baca Juga  Harumkan Nama Buleleng, Desa Panji Dijadikan Pilot Project Digitalisasi Pamsimas

“Ternyata warga binaan cukup produktif. Keterampilan ini penting untuk mereka agar bisa mendukung perekonomian saat kembali ke masyarakat nanti,” tegas Lihadnyana.

Lihadnyana bahkan mencoba jasa pangkas rambut dari salah satu warga binaan, dan menyatakan kepuasannya terhadap keterampilan yang dimiliki warga binaan. Ia menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk memastikan keterampilan ini dapat membantu warga binaan memulai kehidupan baru setelah bebas.

Baca Juga  HUT ke-38 WHDI Bali, Gubernur Koster Soroti Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Perempuan

“Ternyata hasilnya cukup lumayan. Kalapas sudah berhasil menciptakan warga binaan yang memiliki skill. Namun, yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana mereka bisa menerapkan keterampilan ini di masyarakat nanti. Ini tanggung jawab bersama antara lapas dan pemerintah daerah,” tambahnya.

Penyerahan remisi dan peresmian fasilitas keterampilan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mendukung program pemasyarakatan yang tidak hanya bertujuan mengurangi masa hukuman, tetapi juga mempersiapkan warga binaan untuk kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.(adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments