GATRABALI.COM, DENPASAR – Jalan paving semakin banyak diterapkan di berbagai kawasan, mulai dari lingkungan permukiman, objek wisata hingga fasilitas publik.
Meski memberikan kenyamanan dan tampilan yang rapi, permukaan paving memiliki karakteristik berbeda dengan jalan beraspal sehingga membutuhkan teknik berkendara yang tepat agar tetap aman.
Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, Astra Motor Bali terus mengajak masyarakat memahami pentingnya menyesuaikan cara berkendara dengan kondisi jalan. Edukasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab di Bali.
Pengendara diimbau untuk mengurangi kecepatan ketika memasuki jalan paving, terutama pada permukaan yang bergelombang atau licin setelah diguyur hujan. Menjaga jarak aman dengan kendaraan lain juga penting agar memiliki ruang yang cukup saat harus melakukan pengereman.
Selain itu, Astra Motor Bali menyarankan pengendara memegang setang dengan rileks namun tetap mantap agar motor dapat mengikuti kontur jalan secara stabil. Penggunaan rem sebaiknya dilakukan secara halus dan seimbang, sementara akselerasi maupun pengereman mendadak perlu dihindari karena dapat mengurangi kestabilan kendaraan.
Pengendara juga dianjurkan memilih jalur paving yang paling rata, menghindari bagian yang berlubang atau berlumut, memastikan tekanan angin ban sesuai standar, serta menjaga konsentrasi dengan mengarahkan pandangan ke kondisi jalan di depan.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, mengatakan bahwa banyak pengendara belum menyadari karakter jalan paving yang memerlukan penyesuaian teknik berkendara.
“Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendarai sepeda motor, tetapi juga bagaimana pengendara mampu beradaptasi dengan berbagai karakter jalan yang dilalui. Jalan paving memiliki permukaan yang berbeda sehingga membutuhkan kecepatan yang lebih terkontrol, teknik pengereman yang halus, serta kewaspadaan yang lebih tinggi. Melalui edukasi sederhana seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan kebiasaan dalam setiap perjalanan,” ujar Yosept Klaudius.
Ia menambahkan, kampanye #Cari_Aman yang terus digaungkan Astra Motor Bali bukan hanya sebatas slogan, melainkan diwujudkan melalui berbagai aktivitas edukasi keselamatan berkendara kepada pelajar, komunitas, instansi, perusahaan, hingga masyarakat umum.
“Ini merupakan salah satu bentuk real action safety riding Astra Motor Bali dalam mendukung terciptanya budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Kami berharap setiap pengendara semakin memahami pentingnya teknik berkendara yang benar sesuai kondisi jalan. Dengan semangat #Cari_Aman dan Selalu Satu HATI, mari bersama-sama menciptakan lalu lintas yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh pengguna jalan,” tutup Yosept.
Astra Motor Bali menegaskan bahwa keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Melalui edukasi yang dilakukan secara konsisten, perusahaan berharap masyarakat semakin terbiasa menerapkan teknik berkendara yang benar di berbagai kondisi jalan sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan.(ri/gb)





