GATRABALI.COM, BULELENG – Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, yang juga menjabat Ketua Ikatan Alumni Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, menghadiri acara Wisuda ke-XXXVI sekaligus Pengukuhan Guru Besar yang berlangsung di Banyualit Resort Lovina, Kamis, 4 September 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Supriatna menekankan bahwa capaian akademik yang diraih Unipas tidak hanya membanggakan civitas akademika, tetapi juga seluruh masyarakat Buleleng.
“Wisuda dan pengukuhan guru besar hari ini adalah tonggak penting bagi penguatan kualitas pendidikan tinggi di daerah kita. Kehadiran guru besar semakin memperkokoh posisi Unipas dalam mencetak sumber daya manusia unggul,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan kampus yang berada di bawah naungan Yayasan Korpri Panji Sakti ini.
Tahun 2026 mendatang, Pemkab akan mengalokasikan anggaran Rp2,5 miliar untuk renovasi gedung Unipas Singaraja. Menurut Supriatna, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan nyata agar sarana pendidikan semakin memadai.
“Dengan adanya dukungan ini, kami ingin memastikan Unipas terus berkontribusi dalam melahirkan generasi yang berdaya saing dan siap mengabdi untuk Buleleng,” katanya.
Wisuda kali ini berhasil meluluskan 150 sarjana baru dari berbagai program studi. Hingga periode ke-XXXVI, jumlah alumni Unipas mencapai 4.310 orang.
Dalam pesannya, Supriatna berharap lulusan yang belum bekerja segera mendapatkan pekerjaan, sementara yang sudah bekerja mampu meningkatkan kualitas diri melalui ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
Sejarah baru juga ditorehkan dengan pengukuhan Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Puger, M.Pd., sebagai guru besar bidang Evaluasi Pendidikan. Pengukuhan ini menandai babak baru dalam perjalanan Unipas sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga pengembangan riset.
“Pemerintah daerah sangat berharap adanya sinergi dan kolaborasi dengan dunia akademik. Pemikiran dan kontribusi insan pendidikan tinggi akan sangat berarti bagi pembangunan Buleleng ke depan,” tegas Supriatna.(adv/gb)


