GATRABALI.COM, BULELENG – Video perkelahian sekelompok remaja viral di media sosial, usai diunggah salah satu akun instagram bernama @murakbal pada Minggu (13/11/2022) siang. Peristiwa itu diduga terjadi di Jalan A.Yani, Singaraja.
Dalam video tersebut terlihat sejumlah remaja laki-laki saling baku hantam dengan menggunakan tangan kosong di tengah jalan, yang saat itu kebetulan dalam keadaan sepi.
Dalam video yang berdurasi 20 detik tersebut, terlihat sejumlah remaja terlibat aksi saling pukul dan melayangkan tendangan. Sementara itu, beberapa remaja lainnya yang berada di lokasi kejadian itu justru hanya terdiam sembari menonton aksi perkelahian tersebut.
Selain itu, seorang remaja pria yang merekam video tersebut juga tampak tidak berusaha melerai perkelahian tersebut. Bahkan, diakhir video pria ini melontarkan kata "mantap" dan semua remaja tersebut bergegas meninggalkan lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motornya.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kota Singaraja, AKP I Nyoman Pawana mengaku masih melakukan penyelidikan terkait beredarnya video perkelahian remaja tersebut.
"Kami masih telusuri itu siapa yang terlibat dalam perkelahian itu," Kapolsek Kota Singaraja, AKP I Nyoman Pawana saat dikonfirmasi Minggu (13/11/2022).
Disamping itu, AKP Pawana mengatakan bahwa pihaknya rutin melakukan patroli, khususnya di seputaran Jalan A. Yani hingga Pantai Penimbangan, mengingat tempat tersebut merupakan sasaran para remaja untuk berkumpul. Bahkan patroli pada wilayah tersebut dipertebal lagi lantaran jajaran Polsek di Buleleng diperintahkan untuk melakukan pengamanan di wilayahnya masing-masing menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
"Saya sudah konfirmasi ke Bhabin hingga Reskrim terkait perkelahian itu, namun tidak ada laporan terkait hal itu. Patroli juga rutin kami lakukan terutama malam minggu, kami pertebal di seputaran Jalan A. Yani, hingga sampai perbatasan, karena merupakan daerah rawan jadi kami tingkatkan apalagi menjelang G20 ini," Jelas AKP Pawana. (gatra)