GATRABALI.COM, MANGUPURA – Upaya memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber terus didorong Pemerintah Kabupaten Badung.
Salah satunya melalui penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa mesin pencacah sampah dan bag komposter kepada masyarakat Desa Adat Sempidi, Jumat (8/5/2026), di Wantilan Pura Desa setempat.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta yang hadir didampingi Asisten II Setda Badung Agus Aryawan, Sekretaris DLHK Badung I Wayan Narayana, Lurah Sempidi IGAK Oka Dewi Pertiwi, Bendesa Adat Sempidi I Gusti Ngurah Martana, Bendesa Adat Kwanji I Nyoman Buda Arka, serta prajuru adat dan tokoh masyarakat.
Dalam arahannya, Wabup Bagus Alit Sucipta menyebut Desa Sempidi memiliki posisi strategis karena menjadi kawasan penyangga pusat pemerintahan Kabupaten Badung. Karena itu, pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap upaya penanganan sampah yang dilakukan desa adat bersama masyarakat.
Ia mengapresiasi langkah Desa Adat Sempidi yang telah membangun TPST 3R dan menggandeng pihak swasta dalam pengolahan sampah. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk nyata keterlibatan masyarakat dalam mendukung pengurangan beban sampah di TPST regional.
Pada kesempatan itu, pemerintah bersama pihak CSR menyerahkan sebanyak 1.781 bag komposter untuk seluruh kepala keluarga di Desa Adat Sempidi. Selain itu, satu unit mesin pencacah sampah bantuan dari PT Anugrah (PT Wings) juga diserahkan guna mendukung percepatan pengolahan sampah organik di desa.
Mesin tersebut diketahui mampu beroperasi hingga delapan jam per hari dengan kapasitas pencacahan lebih dari satu ton sampah setiap jamnya atau sekitar sembilan ton per hari.
“Kami Pemerintah Kabupaten Badung tidak akan lepas tangan dalam penanganan sampah. Untuk jangka pendek, kami juga berencana mendatangkan tiga unit alat Refuse Derived Fuel (RDF) yang dijadwalkan tiba pada bulan Juli dan akan dioperasikan di TPST 3R Mengwi untuk mengolah sampah organik menjadi bahan bakar alternatif,” ujar Wabup.
Ia berharap masyarakat semakin disiplin melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga agar sistem pengolahan sampah yang sedang disiapkan pemerintah dapat berjalan maksimal.
Sementara itu, Bendesa Adat Sempidi I Gusti Ngurah Martana menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemkab Badung dan pihak CSR kepada masyarakat Desa Adat Sempidi.
“Kami bersama masyarakat berkomitmen mendukung penuh upaya pemerintah dalam penanganan sampah, sehingga pemilahan dari sumber dapat terwujud secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan tersebut akan semakin memperkuat gerakan pengelolaan sampah mandiri di lingkungan desa adat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.(nov/gb)





