GATRABALI.COM, BULELENG – Upaya memperkuat kualitas pendidikan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Buleleng dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema sinergitas Tri Pusat Pendidikan di Kecamatan Tejakula.
Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Windu Sabha Budaya, Desa Tejakula, Kamis, 30 April 2026.
Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menekankan bahwa pendidikan yang berkualitas hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang solid antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Ketiga elemen tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan mampu bersaing.
“Pendidikan tidak bisa berdiri sendiri. Sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat harus berjalan searah dan saling menguatkan,” ujarnya.
Menurutnya, FGD ini menjadi wadah penting untuk menyamakan pandangan serta merumuskan langkah konkret dalam menjawab tantangan pendidikan di tingkat lokal, khususnya di wilayah Tejakula. Pemerintah daerah pun memberikan dukungan penuh sebagai bagian dari komitmen mendorong transformasi pendidikan yang lebih merata.
Dalam arahannya, Wabup Supriatna juga menyoroti pentingnya keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah berperan dalam penyusunan kebijakan, sekolah sebagai pelaksana pendidikan, keluarga sebagai pembentuk karakter utama, serta masyarakat dan dunia usaha sebagai pendukung.
Ia mengajak seluruh peserta menjadikan forum ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam mendukung visi pembangunan daerah melalui konsep Buleleng PATEN (Produktif, Adaptif, Tuntas, Emansipatif, dan Nyata).
“Jangan segan-segan berkoordinasi terkait persoalan pendidikan di Kecamatan Tejakula,” tegasnya.
Wabup juga berharap hasil diskusi dapat melahirkan rekomendasi yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan, sehingga mampu diterapkan dalam program nyata di lapangan.
“Melalui sinergi dan komitmen bersama, kita optimis dapat mewujudkan masa depan pendidikan Buleleng yang lebih baik,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng Made Sedana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian terhadap berbagai persoalan pendidikan yang masih dihadapi, seperti keterbatasan tenaga pendidik dan masih adanya anak yang tidak melanjutkan sekolah karena faktor ekonomi.
Ia menegaskan bahwa Dewan Pendidikan akan terus memberikan masukan serta melakukan pengawasan agar penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
FGD ini turut dihadiri Anggota DPRD Buleleng Dewa Komang Yudi Astara, Camat Tejakula, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Perbekel Tejakula, serta para kepala sekolah dari jenjang TK, SD, hingga SMP di Kecamatan Tejakula.(adv/gb)





