GATRABALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung menerima kunjungan rombongan Paskibraka Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, dalam rangka kegiatan Studi Wawasan Kebangsaan Tahun 2025.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, I.B. Surya Suamba, di Ruang Nayaka Gosana I, Puspem Badung, Rabu, 22 Oktober 2025.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Badung Nyoman Suendi, Kepala Dinas Pariwisata I Nyoman Rudiartha, Kepala Kesbangpol Takalar Zubair, Sekretaris Inspektorat Takalar Zainuddin Detol, serta para pelatih, pendamping, dan anggota Paskibraka Takalar 2025.
Dalam sambutannya, Sekda I.B. Surya Suamba mengapresiasi semangat para anggota Paskibraka yang datang untuk memperdalam nilai-nilai kebangsaan dan semangat nasionalisme.
“Paskibraka bukan hanya simbol disiplin di upacara bendera, tetapi juga generasi penerus yang menjadi penjaga semangat persatuan dan cinta tanah air. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa memperkuat nilai kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi dan perubahan zaman,” ujarnya.
Sekda Surya Suamba juga berbagi pengalaman tentang keberhasilan Kabupaten Badung dalam mengembangkan sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Ia berharap, potensi serupa di Kabupaten Takalar dapat terus digali dengan pendekatan berbasis kearifan lokal dan keberlanjutan lingkungan.
Sementara itu, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas sambutan penuh kekeluargaan dari Pemerintah Kabupaten Badung.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para anggota Paskibraka untuk memahami pentingnya menjaga keutuhan dan keberagaman bangsa. Melalui studi ini, kami berharap generasi muda Takalar semakin memahami tanggung jawab besar mereka sebagai penerus bangsa,” ungkapnya.
Bupati Firdaus juga menambahkan bahwa pihaknya sangat terinspirasi dengan kemajuan pariwisata di Badung, yang telah menjadi contoh sukses pengelolaan potensi daerah.
“Kami akan menjadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran untuk mengembangkan sektor pariwisata Takalar agar dapat berdaya saing dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan Studi Wawasan Kebangsaan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antardaerah, memperluas wawasan generasi muda, serta menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air agar terus terjaga di tengah kemajuan zaman.(ri/gb)





