GATRABALI.COM, BADUNG – Seorang pria berinisial, SJH, Warga Negara Asing (WNA) Australia ditemukan meregang nyawa, Kemarin, Senin,23 September 2024 Pukul 08.10 Wita disalah satu Home Stay, Jalan Majapahit, Kuta, Badung.
SJH yang tinggal seorang diri diperkirakan sejak 2021 ini meregang nyawa diduga akibat terjatuh dari kursi.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, kemarin, (Senin,(23/9/2024) di Denpasar, Dalam keterangan tertulisnya, menyebutkan, kronologis kejadian, menurut keterangan beberapa saksi di tempat kejadian, Sekitar Pukul 08.10 WITA, saat saksi sedang memakai kaos kaki didalam kamar No.6 hendak berangkat kerja, tiba-tiba mendengar suara seperti benda jatuh, selanjutnya saksi keluar kamar dan melihat korban biasa duduk dikursi depan kamarnya sudah tergeletak dilantai dengan posisi miring ke selatan.
Kemudian saksi membangunkan saksi lainnya untuk menghubungi Ibu Kos.
Kemudian saksi, berusaha membantu korban dengan mengambil bantal untuk menopang kepala korban agar posisinya terlentang menghadap keatas, dan saksi sempat memberikan pertolongan dengan mengangkat kedua tangannya, kemudian datang beberapa warga mengecek denyut nadi korban karena, tidak berdetak akhirnya korban dibungkus dengan sprai.
Pada Hari Senin, 23 September 2024, sekitar pukul 08.20 WITA, saksi ditelpon oleh kakak kandung saksi yang berada di Ubud dan menginformasikan bahwa di homestay yang dimiliki ditemukan tamu asing yang menginap meninggal dunia, lalu saksi bergegas menuju home stay dan dilihat tamu asing sudah tergeletak dalam keadaan meninggal dan sudah di tutupi kain oleh tamu lainnya yang menginap di kamar sebelahnya.
“Dari Keterangan saksi-saksi di TKP bahwa, korban tinggal seorang diri dan sudah terbiasa bangun setiap pagi pukul 04.00 WITA, lanjut duduk di kursi depan kamarnya dan korban mempunyai kebiasaan minum bir,” ujarnya.
Dirinya melanjutkan, Hasil temuan di atas meja adanya alat isap Ventolin Inhaler Salbutamol CFC Free, sehingga diduga korban mengalami sakit asma.
“Obat-obatan ditemukan di TKP, 1 buah alat isap sesak nafas, 2Pepel Panadol, 1 pepel Rhinos (sisa 3 butir), 1/2 pepel Clavamox dan 1 salep Voltaren,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, Jenazah korban, diangkut menggunakan ambulance BPBD Kabupaten Badung menuju RS Sanglah, Denpasar. (gun/gb)





