spot_img
spot_img
BerandaBaliBadungTamu Vila Tangkap Pencuri dan Ikat dengan Tali Rafia

Tamu Vila Tangkap Pencuri dan Ikat dengan Tali Rafia

GATRABALI.COM, BADUNG – Sebuah insiden tak biasa mengguncang jagat maya. Video viral memperlihatkan aksi nekat seorang pria diduga mencuri di Villa Naga, Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, menjadi sorotan publik.

Peristiwa itu terjadi Rabu malam, 28 Mei 2025, sekitar pukul 22.00 WITA, dan terekam dalam unggahan media sosial yang cepat menyebar.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, pihak kepolisian telah melakukan penelusuran informasi (pullbaket) pada Jumat, 30 Mei 2025, menyusul viralnya video tersebut di Instagram. (Tautan video dapat dilihat di sumber resmi.)

Baca Juga  Abrasi Gerus Pantai Kuta, 75 Persen Sarang Penyu Hilang

Dalam kejadian tersebut, dua wisatawan asal India bernama Ashish Thakur dan Shah Piyush menjadi korban. Menariknya, bukannya panik, kedua turis itu justru berhasil menangkap pelaku yang tengah beraksi di dalam vila.

“Pelaku berinisial I Komang BW (23) asal Karangasem, berhasil ditangkap sendiri oleh korban di dalam vila,” jelas AKP Sukadi dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu, 5 Juni 2025 di Denpasar.

Baca Juga  Komitmen Lestarikan Budaya, Bupati Badung Hadiri Upacara Mecaru dan Melaspas di Mengwi

Dirinya menyebutkan, Yang membuat publik tercengang, pelaku sempat diikat dengan tali rafia oleh para korban sambil menunggu aparat keamanan datang. Hal ini dibenarkan oleh Ketut Astana, Pecalang Desa Pecatu.

“Saya menerima telepon sekitar pukul 22.00 WITA dari manajemen vila yang melaporkan telah terjadi pencurian. Korban berhasil menangkap pelaku dan mengikatnya. Saya langsung berkoordinasi dengan bhabinkamtibmas dan membawa pelaku ke Polsek Kuta Selatan,” ungkap Astana, seperti disampaikan Kasi Humas.

Baca Juga  Pemilahan Sampah Dimulai dari Mahasiswa, Putri Koster Gencarkan Edukasi Lingkungan

Namun, kisah ini berakhir tak terduga. Meski pelaku sudah diamankan polisi, kedua wisatawan memilih tidak melanjutkan ke jalur hukum. Mereka mengaku mengikhlaskan kejadian tersebut karena harus segera kembali ke negara asalnya usai masa liburan berakhir.

“Korban tidak membuat laporan polisi dan memilih mengikhlaskan kejadian itu,” tutup AKP Sukadi.(gun/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments