GATRABALI.COM, DENPASAR – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Komite dan Paguyuban SDN 22 Dauh Puri Kaja menggelar kegiatan hypnotherapy di Lapangan Lumintang, Jumat, 24 Oktober 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa, guru, serta orang tua murid dengan tujuan membantu meningkatkan kesehatan mental, mengurangi stres, dan memberikan relaksasi bagi peserta, khususnya anak-anak.
Kepala SDN 22 Dauh Puri Kaja, Ni Wayan Anik Purnama Dewi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap kegiatan hypnotherapy dapat dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi seluruh warga sekolah.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi anak-anak, guru, maupun orang tua,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komite dan Paguyuban SDN 22 Dauh Puri Kaja, Ir. Ketut Wiranata, menekankan pentingnya kegiatan tersebut sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Menurutnya, hypnotherapy menjadi salah satu metode efektif dalam mengatasi kecemasan dan gangguan pikiran anak di tengah tingginya angka bunuh diri di Bali.
“Kegiatan ini kami dedikasikan untuk memperkuat karakter anak-anak sekaligus membantu mereka mengelola pikiran dan emosi dengan lebih sehat,” jelasnya.

Praktisi hypnotherapy, Dr. Wayan Ritiaksa, S.Ag., M.Ag., CHt., CI., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk relaksasi dengan pendekatan hypnotherapy yang dikombinasikan dengan pendidikan karakter.
Melalui metode ini, nilai-nilai positif ditanamkan langsung ke alam bawah sadar anak-anak agar menjadi kebiasaan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya, anak-anak memiliki karakter yang lebih baik, terbebas dari perilaku negatif seperti bullying, serta mampu menjaga kesehatan mental mereka,” ungkapnya.
Selain untuk anak-anak, Dr. Ritiaksa juga memberikan pelatihan kepada guru dan orang tua.
Untuk guru, diterapkan konsep hypno teaching, yaitu metode mengajar dengan teknik hipnosis agar materi pelajaran lebih mudah diterima. Sedangkan bagi orang tua, diberikan pelatihan tentang cara memberikan pendidikan yang baik dan benar untuk menumbuhkan mental positif anak di rumah.
Ia menambahkan bahwa kegiatan hypnotherapy seperti ini telah ia lakukan selama sebulan terakhir di berbagai sekolah di Bali sebagai bagian dari upaya memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak lembaga pendidikan yang memberikan perhatian pada penguatan mental dan karakter anak sejak dini,” pungkasnya.(ri/gb)





