spot_img
spot_img
BerandaBaliHunian Hotel di Bali Menurun Dampak Bencana Hingga Gejolak Global

Hunian Hotel di Bali Menurun Dampak Bencana Hingga Gejolak Global

GATRABALI.COMTABANAN – Kinerja pariwisata Bali menjelang akhir tahun menunjukkan tanda perlambatan.

Tingkat hunian hotel yang biasanya melonjak tinggi pada periode ini, tahun ini justru belum sepenuhnya pulih.

Persiapan serta capaian okupansi hotel tahun ini tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya.

Meski dibeberapa daerah masih ada hotel yang mencatat okupansi hingga 80 persen, secara rata-rata tingkat hunian hotel di Bali hanya berada di kisaran 60 hingga 70 persen, hal ini disampaikan, Ketua BPD PHRI Bali sekaligus Ketua PHRI Bali, Prof. Tjok Oka Sukawati.

Baca Juga  Gubernur Koster dan DPR RI Sepakat Percepat Infrastruktur Bali untuk Perkuat Pariwisata Berkelanjutan

“Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, kondisi ini menunjukkan penurunan sekitar 10 persen”, ujarnya, belum lama ini di Tabanan.

Dirinya menyebutkan, Penurunan tersebut dinilai dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam negeri maupun global.

Menurut Prof. Tjok Oka, faktor alam menjadi salah satu penyebab utama.

“Rentetan bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Bali, berdampak langsung terhadap minat wisatawan untuk melakukan perjalanan”, ujarnya.

Baca Juga  Sekda Bali: Pemerintah Harus Jadi Contoh dalam Pengurangan Sampah Plastik

Dirinya mengatakan, Selain itu, ketidakpastian ekonomi global serta konflik dan peperangan yang masih berlangsung di sejumlah negara turut menekan pergerakan wisata dunia.

“Situasi global yang belum stabil membuat sebagian wisatawan memilih menunda perjalanan atau mengalihkan tujuan liburan mereka”, bebernya.

Dirinya meyebutkan, Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku industri pariwisata di Bali.

Baca Juga  Gubernur Koster Dorong Optimalisasi Satgas Imigrasi Demi Pariwisata Bali yang Tertib dan Berkualitas

“Mereka pun diharapkan lebih adaptif dan kreatif dalam menyiasati situasi yang belum sepenuhnya kondusif”, cetusnya.

Dirinya berharap, seiring membaiknya kondisi alam serta meredanya tekanan global, kepercayaan wisatawan dapat kembali pulih.

Dengan begitu, sektor pariwisata Bali diharapkan mampu bangkit dan kembali bergairah dalam waktu mendatang.(gun/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments