spot_img
spot_img
BerandaBaliDJPb: Kredit Program di Bali telah Tersalur Rp7,04 Triliun

DJPb: Kredit Program di Bali telah Tersalur Rp7,04 Triliun

GATRABALI.COM, DENPASAR – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bali mencatat Kredit Program di provinsi itu hingga 31 Agustus 2025 sudah tersalur sebanyak Rp7,04 triliun yang dimanfaatkan oleh 99.539 debitur.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bali Muhamad Mufti Arkan mengatakan penyaluran Kredit Program tertinggi di Provinsi Bali terjadi di Kota Denpasar sebesar Rp1,17 triliun kepada 12.285 debitur.

“Tetapi jika dilihat dari jumlah debiturnya, yang terbanyak justru di Kabupaten Buleleng yakni 17.945 debitur dengan penyaluran sebesar Rp855 miliar,” kata Mufti Arkan dalam kegiatan Media Briefing APBN Kita Regional Bali di Denpasar, pada Selasa, 30 September 2025.

Baca Juga  Banser Jadi Mitra Strategis Pembangunan, Bupati Kembang Sampaikan Terima Kasih

Sementara itu jika dirinci jumlah debitur untuk tujuh kabupaten lainnya di Bali yakni Kabupaten Tabanan (11.424 debitur), Kabupaten Klungkung (5.526 debitur), Karangasem (11.707 debitur), Jembrana (6.544 debitur), Gianyar (13.019 debitur), Bangli (8.498 debitur), dan Kabupaten Badung (12.591 debitur).

Berdasarkan skema, penyaluran terbesar berada pada skema Mikro yaitu Rp4,25 triliun kepada 79.520 debitur dengan outstanding Rp3,92 triliun. Kemudian disusul oleh penyaluran skema kecil sebesar Rp2,71 triliun kepada 9.306 debitur dengan outstanding sebesar Rp2,51 triliun.

Baca Juga  OKP Didorong Ambil Peran Aktif Cegah Hoaks dalam Pilkada Bali 2024

Berikutnya skema Ultramikro (UMI) dengan penyaluran Rp54 miliar untuk 9.536 debitur, skema Super Mikro dengan Rp12,79 miliar. Sisanya berupa Kredit Usaha Alsintan (KUA), Kredit TKI, dan UMIPRO1.

Berdasarkan sektornya, penyaluran terbesar terjadi pada Sektor Perdagangan Besar dan Eceran dengan porsi 39,85%. Kemudian disusul oleh sektor Pertanian, Perburuan dan Kehutanan sebesar 22,07%, Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan dan Perorangan Lainnya sebesar 12,44%, serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,38%.

Baca Juga  Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bupati Badung Serahkan Bantuan Rp30 Juta di Singasari Expo

Mufti Arkan menambahkan, jika dilihat perbandingan penyaluran Kredit Program dalam periode yang sama pada tahun sebelumnya, tercatat penyalurannya mengalami kontraksi 11 persen (yoy). Demikian pula dengan jumlah debitur juga turun 3,94 persen.

Jika diilihat dari sisi perbankan yang menyalurkan Kredit Program, terbanyak disalurkan oleh Bank Rakyat Indonesia dengan jumlah penyaluran Rp4,11 triliun, disusul BPD Bali dengan penyaluran sebesar Rp1,23 triliun.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments