spot_img
spot_img
BerandaBaliMomentum HUT Singaraja, Bupati Sutjidra Dorong Sinergi dan Program Pro Rakyat di...

Momentum HUT Singaraja, Bupati Sutjidra Dorong Sinergi dan Program Pro Rakyat di Buleleng

GATRABALI.COM, BULELENG – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-422 Kota Singaraja menjadi momentum memperkuat persatuan dan pembangunan di Kabupaten Buleleng.

Mengusung tema “Bhinneka Shanti Jagadhita”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya keberagaman, kedamaian, dan kesejahteraan bersama.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa nilai kebersamaan dan gotong royong merupakan kekuatan utama dalam membangun daerah.

Ia mengingatkan bahwa sejak awal berdirinya, Buleleng telah tumbuh sebagai wilayah yang menjunjung tinggi toleransi dan persatuan, sebagaimana diwariskan oleh Ki Barak Panji Sakti.

“Buleleng dibangun di atas keberagaman. Karena itu, kita harus terus menjaga keharmonisan dan kebersamaan sebagai modal utama pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga  Tingkatkan Keamanan dan Estetika Kota, Pemkab Buleleng Rapikan Jaringan Kabel ISP

Dalam satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Gede Supriatna, berbagai program pembangunan telah dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah juga menghadirkan kebijakan pro rakyat, salah satunya melalui program pembebasan dan pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Program tersebut memberikan keringanan berupa penghapusan pokok dan denda pajak hingga tahun 2021, serta diskon pembayaran PBB tahun 2026 bagi masyarakat yang melunasi lebih awal. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong kepatuhan wajib pajak sekaligus meringankan beban masyarakat.

“Inovasi yang kami hadirkan harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk dalam kemudahan membayar pajak,” tegas Sutjidra.

Baca Juga  Pj Ketua TP PKK Bali Pimpin Gerakan Bali Bebas Karies 2029

Capaian pembangunan Buleleng pada tahun 2025 juga menunjukkan hasil positif. Data Badan Pusat Statistik mencatat penurunan angka kemiskinan menjadi 5,2 persen, penurunan tingkat pengangguran menjadi 1,51 persen, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia menjadi 76,06.

Menurut Sutjidra, keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, termasuk pemerintah, Forkopimda, dan masyarakat.

“Kita semua adalah bagian dari Buleleng. Dengan sinergi dan kebersamaan, pembangunan akan berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan produk unggulan berbasis indikasi geografis. Setelah kopi robusta Lemukih, ke depan akan diusulkan gula aren Pedawa dan kopi Gunung Kutul sebagai produk unggulan daerah.

Baca Juga  Lihadnyana dan MenpanRB Bahas Birokrasi Berdampak di Kabupaten Buleleng

Di sektor infrastruktur, penataan kawasan strategis seperti titik nol Kota Singaraja dan kawasan Pelabuhan Tua akan terus dilanjutkan. Sementara di sektor kesehatan, Pemkab Buleleng merencanakan revitalisasi RSUD untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Momentum HUT ke-422 ini juga menjadi ajakan untuk memperkuat solidaritas sosial, khususnya bagi masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Banjar dan sekitarnya.

Dengan semangat “Bhinneka Shanti Jagadhita”, Buleleng diharapkan terus berkembang sebagai daerah yang maju, harmonis, dan sejahtera.(adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments