GATRABALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perhatian kepada warga lanjut usia (lansia).
Setelah sempat tertunda karena kendala regulasi, program pemberian reward atau insentif bagi lansia kini kembali diformulasikan agar dapat segera direalisasikan tanpa melanggar aturan yang berlaku.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran khusus untuk program ini dalam APBD Perubahan 2025 serta APBD 2026. Namun, pihaknya masih mengkaji format yang paling tepat agar pemberian bantuan ini dapat berjalan sesuai ketentuan hukum dan administrasi.
“Kami ingin program ini benar-benar tepat sasaran dan tidak menyalahi regulasi. Ada usulan agar pemberian dilakukan setiap ulang tahun lansia, sebagai bentuk penghargaan atas perjalanan hidup dan pengabdian mereka,” ujar Bupati Adi Arnawa seusai Rapat Paripurna di Ruang Sidang Utama Gosana, Jumat, 7 November 2025.
Ia menambahkan, skema yang sedang dikaji memungkinkan pemberian dilakukan satu kali setiap tahun dalam bentuk akumulasi dana, misalnya sebesar Rp12 juta yang merupakan hasil perhitungan Rp1 juta per bulan. “Pemberian ini bukan tunjangan rutin, tapi penghargaan tahunan yang bermakna,” tegasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Badung dr. I Made Padma Puspita menyampaikan bahwa pihaknya bersama Tim Bantuan Hukum Kabupaten Badung tengah menyusun Rancangan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai payung hukum program ini.
Menurutnya, regulasi teknis membatasi pemberian bantuan keuangan langsung oleh Dinas Kesehatan, sehingga opsi terbaik adalah menjadikannya bentuk penghargaan yang diberikan sekali dalam setahun.
“Bapak Bupati sudah berkomitmen menyiapkan anggaran. Hanya saja, pemberian bantuan harus disesuaikan dengan aturan. Kalau berupa penghargaan, bisa diberikan sekali. Tapi kalau insentif rutin, tidak bisa disalurkan melalui Dinas Kesehatan,” jelas dr. Padma.
Langkah Pemkab Badung ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan lansia, yang telah banyak berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Selain sebagai bentuk penghargaan, program ini juga diharapkan dapat menjadi stimulus moral bagi keluarga dan masyarakat untuk terus menjaga serta menghormati para lansia.
Bupati Adi Arnawa menegaskan, Pemkab Badung akan terus berinovasi dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, termasuk kelompok lansia.
“Tidak ada yang boleh tertinggal dari perhatian pemerintah, terutama mereka yang telah berjasa bagi Badung,” tutupnya.(ri/gb)





