GATRABALI.COM, BANGLI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangli terus menguatkan langkah pengawasan Pemilu dan Pemilihan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Bangli terkait publikasi pengawasan partisipatif, yang berlangsung di Ruang Rapat Bawaslu Bangli, Rabu (21/1/2026).
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Bangli, I Nengah Muliarta sebagai Pihak Kesatu dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bangli, I Nyoman Murditha sebagai Pihak Kedua.
Ketua Bawaslu Bangli I Nengah Muliarta menegaskan bahwa kerja sama ini dirancang untuk memastikan informasi pengawasan pemilu tersampaikan secara luas dan berkesinambungan kepada masyarakat. Sinergi dengan Diskominfosan dinilai krusial agar pesan edukasi pengawasan dapat menjangkau berbagai lapisan warga.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan pengawasan partisipatif dapat terpublikasikan dengan baik. Melalui dukungan Diskominfosan, kami berharap pesan-pesan edukasi pemilu dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat Bangli secara efektif dan akurat,” ujar Nengah Muliarta.
Sejalan dengan itu, Kepala Diskominfosan Kabupaten Bangli I Nyoman Murditha menyatakan pihaknya siap mengoptimalkan peran sebagai pengelola kanal informasi pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan publikasi akan difokuskan pada pemanfaatan infrastruktur komunikasi dan platform digital yang dimiliki daerah.
“Kerja sama ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung terciptanya Pemilu yang transparan dan demokratis di Kabupaten Bangli. Kami akan memaksimalkan infrastruktur informasi dan komunikasi yang ada untuk mempublikasikan kegiatan pengawasan partisipatif ini,” tegas Nyoman Murditha.
Adapun substansi PKS menitikberatkan pada publikasi pengawasan partisipatif Pemilu dan Pemilihan dengan tujuan meningkatkan kesadaran publik agar ikut mengawasi proses demokrasi. Beragam kanal informasi digital serta media komunikasi di bawah Diskominfosan Bangli akan dimanfaatkan untuk mendukung sosialisasi pengawasan pemilu.
Melalui kolaborasi ini, Bawaslu Bangli berharap pengawasan berbasis partisipasi masyarakat dapat berjalan lebih efektif sehingga potensi kerawanan pemilu dapat diminimalkan melalui masyarakat yang terinformasi dengan baik.(ri/gb)





