GATRABALI.COM, BULELENG — Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng menggelar rapat evaluasi capaian kinerja Triwulan (TW) I Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat kinerja organisasi ke depan.
Kegiatan berlangsung di Gedung Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Selasa, 14 April 2026.
Rapat dipimpin langsung Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, Made Suharta, didampingi Sekretaris Dinas Made Hadi Saputra.
Dalam arahannya, Suharta menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas capaian kinerja yang telah diraih, meskipun diakui masih terdapat beberapa indikator yang belum optimal, terutama dalam realisasi anggaran.
Menurutnya, evaluasi ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki kekurangan sekaligus mendorong peningkatan kinerja di triwulan berikutnya. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan koordinasi antar bidang agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif.
“Kolaborasi harus terus ditingkatkan, sehingga kualitas kinerja pegawai semakin baik dan berdampak langsung pada pelayanan publik,” ujarnya.
Selain fokus pada capaian program, Suharta turut menyoroti aspek administrasi yang dinilai masih perlu pembenahan, khususnya dalam pengelolaan arsip Surat Pertanggungjawaban (SPJ).
Ia mengungkapkan bahwa kendala pengarsipan kerap menjadi hambatan dalam proses administrasi dan pelaporan.
Sebagai solusi, pihaknya mendorong penerapan sistem arsip SPJ berbasis digital. Inovasi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi kerja, mempermudah pencarian dokumen, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan administrasi.
Lebih lanjut, penerapan arsip digital juga dinilai penting dalam menghadapi proses audit atau pemeriksaan, sehingga seluruh dokumen dapat tersaji secara rapi dan sistematis.
Suharta menegaskan agar implementasi arsip SPJ digital dapat segera direalisasikan pada tahun 2026 sebagai bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih modern.
Melalui langkah ini, Dinas Kominfosanti Buleleng diharapkan mampu meningkatkan kualitas kinerja sekaligus memperkuat sistem administrasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.(adv/gb)





