spot_img
spot_img
BerandaBaliLiterasi Keuangan Digital Diperkuat, DWP Buleleng Dorong Anggota Lebih Cerdas Bertransaksi

Literasi Keuangan Digital Diperkuat, DWP Buleleng Dorong Anggota Lebih Cerdas Bertransaksi

GATRABALI.COM, BULELENG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buleleng terus mendorong peningkatan literasi keuangan digital bagi para anggotanya.

Melalui sosialisasi yang menghadirkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, perempuan didorong menjadi pelopor dalam membangun budaya transaksi keuangan yang aman sekaligus mencegah maraknya penipuan digital di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan pertemuan rutin DWP Kabupaten Buleleng tersebut berlangsung di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Kamis, 9 Juli 2026, dan dihadiri pengurus serta anggota DWP.

Penasehat DWP Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhani Sutjidra, mengatakan perkembangan teknologi telah membawa banyak kemudahan dalam bertransaksi. Namun di sisi lain, masyarakat juga dihadapkan pada meningkatnya berbagai modus penipuan yang memanfaatkan layanan keuangan digital.

Baca Juga  Penjabat Bupati Buleleng Komitmen Fasilitasi Penatagunaan Lahan Kecamatan Gerokgak

Menurutnya, perempuan memiliki posisi penting sebagai pengelola keuangan keluarga sehingga perlu dibekali pengetahuan yang memadai agar mampu mengambil keputusan keuangan secara bijaksana dan tidak mudah menjadi korban kejahatan siber.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi, kode OTP, PIN, maupun informasi rekening agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Ilmu yang diperoleh hari ini jangan berhenti di sini, tetapi dapat disampaikan kembali kepada keluarga maupun masyarakat sehingga semakin banyak yang memahami pentingnya keamanan dan pengelolaan keuangan digital,” ujar Wardhani Sutjidra.

Baca Juga  OJK Bali Dorong Penguatan Satgas PASTI, Tangkal Ancaman Keuangan Ilegal di Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Manajer Edukasi Keuangan OJK Provinsi Bali, Dharma Iswara Bagus Oka, memaparkan bahwa OJK tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan terhadap industri jasa keuangan, tetapi juga aktif memberikan perlindungan kepada konsumen melalui edukasi dan penanganan pengaduan masyarakat.

Peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai layanan jasa keuangan yang diawasi OJK, termasuk karakteristik produk perbankan seperti tabungan, deposito, giro, dan kredit beserta manfaat maupun risikonya.

Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya memahami setiap transaksi digital, mengenali ciri-ciri investasi ilegal, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang kini semakin berkembang.

Baca Juga  Dukung Penyelenggaraan WWF ke-10, Pemprov Bali Akan Gelar Upacara Segara Kerthi

“Mari bersama-sama memahami prinsip dasar dalam bertransaksi secara digital, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta lebih cermat sebelum melakukan transaksi maupun investasi agar terhindar dari praktik penipuan dan investasi ilegal,” ungkap Dharma Iswara.

Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Buleleng berharap setiap anggotanya mampu menjadi agen literasi keuangan di lingkungan masing-masing. Edukasi yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat sehingga semakin banyak warga yang memahami pentingnya keamanan dalam memanfaatkan layanan keuangan digital.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DWP Kabupaten Buleleng, Ny. Dewi Suyasa, bersama jajaran pengurus unsur dan anggota DWP Kabupaten Buleleng.(adv/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments