spot_img
spot_img
BerandaBaliDari Pesisir hingga Hutan Belantara, Kisah Jembrana Hidup di Panggung PKB

Dari Pesisir hingga Hutan Belantara, Kisah Jembrana Hidup di Panggung PKB

GATRABALI.COMJEMBRANA – Kabupaten Jembrana menutup partisipasinya di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII dengan penampilan memukau Sekaa Gong Kebyar Genta Gargita dari Banjar Anyarsari Kangin, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya.

Gelaran yang berlangsung di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Bali, Senin, 14 Juli 2025 malam, sukses memikat penonton dengan suguhan seni yang sarat filosofi.

Penampilan dibuka dengan Tabuh Nem Kreasi berjudul “Jaladri”, yang terinspirasi dari dinamika laut—hening dan menenangkan, namun sesekali bergemuruh dengan deburan ombak. Garapan ini memadukan kelembutan dan kekuatan, menggambarkan keagungan alam yang tak terduga.

Baca Juga  Komisi VI DPR RI Menyebut, Ini Dugaan Kelangkaan LPG 3 Kg di Bali

Dilanjutkan dengan Tari Kreasi Kekebyaran “Ni Lukat Lakut”, yang mengangkat pesan Jagat Kerthi tentang pentingnya menjaga harmoni antara manusia dan alam. Sosok Ni Lukat Lakut, terinspirasi dari orang-orangan sawah, menjadi simbol penjaga yang tak memiliki suara, mengingatkan manusia bahwa alam bukan untuk dikuasai melainkan dirawat.

Dengan iringan gamelan jegog khas Jembrana, tari ini membawa nuansa reflektif sekaligus menggelitik kesadaran penonton.

Sebagai penutup, Fragmen Tari “Nusa Sari” menghidupkan kembali sejarah migrasi penduduk Nusa Penida ke wilayah Jembrana pada masa pemerintahan Raja Klungkung I Dewa Agung Jambe.

Baca Juga  Dukung Adat dan Budaya, Bupati Badung Kucurkan Hibah Rp 1,7 Miliar untuk Pembangunan Pura

Kisah penuh rintangan di hutan belantara, gangguan satwa, hingga peristiwa mistis dituturkan melalui gerak tari yang dramatis. Fragmen ini menegaskan perjuangan leluhur dalam membuka wilayah pemukiman baru dengan pengorbanan dan keyakinan spiritual.

Ribuan penonton memenuhi Ardha Candra, termasuk Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Ny. Ani Setiawarini, Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna bersama Ny. Inda Swari Dewi, Sekda I Made Budiasa, serta jajaran OPD Pemkab Jembrana.

Baca Juga  Pembukaan PKB XLVI 2024, Pemprov Bali Hadirkan Pawai Seni dan Budaya

Bupati Kembang menyampaikan apresiasi tinggi atas kreativitas seniman Jembrana.

“Mereka bukan hanya menampilkan kekayaan budaya lokal, tapi juga mengemasnya dengan nilai-nilai yang relevan bagi generasi muda. Ke depan, kita ingin duta Jembrana terus berinovasi agar seni tradisi tetap hidup dan berkembang,” ujarnya.

Melalui tiga garapan yang ditampilkan, Sekaa Gong Kebyar Genta Gargita tak hanya memukau mata dan telinga, tetapi juga membangkitkan kebanggaan budaya sekaligus kesadaran akan pentingnya harmoni antara manusia, alam, dan sejarah.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments