spot_img
spot_img
BerandaNasionalGubernur Bali Pastikan Groundbreaking PSEL Juli 2026, Bali Siap Kelola Sampah Jadi...

Gubernur Bali Pastikan Groundbreaking PSEL Juli 2026, Bali Siap Kelola Sampah Jadi Energi

GATRABALI.COM, JAKARTA — Gubernur Bali, Wayan Koster memastikan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali akan segera dimulai pada Juli 2026, setelah penandatanganan perjanjian kerja sama dengan pemerintah pusat di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Selasa, 21 April 2026.

Proyek yang berlokasi di Benoa, Denpasar ini dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama pada 8 Juli 2026. Pembangunan diperkirakan memakan waktu sekitar 15 bulan, dengan target selesai Oktober 2027 dan mulai beroperasi Desember 2027.

Baca Juga  Ini Kata Bawaslu Bali Terkait Netralitas ASN

“PSEL berbasis teknologi ramah lingkungan ini menjadi langkah konkret dalam menyelesaikan persoalan sampah di Bali,” ujar Koster.

Fasilitas tersebut dirancang mampu mengolah sedikitnya 1.200 ton sampah per hari, dengan suplai utama berasal dari Denpasar sekitar 700 ton dan Badung sekitar 500 ton per hari.

Dalam penandatanganan kerja sama itu, turut hadir Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Bupati Badung I Nyoman Adi Arnawa, bersama perwakilan pemerintah pusat, operator proyek, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Baca Juga  Sekolah Rakyat Karangasem Mulai Dibangun, Koster: Pendidikan Jadi Kunci Putus Kemiskinan

Koster menegaskan, keberhasilan operasional PSEL tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumber. Ia menekankan pentingnya pemisahan antara sampah organik, anorganik, dan residu.

“Optimalisasi PSEL sangat bergantung pada kualitas sampah yang masuk. Jika masyarakat disiplin memilah, maka proses pengolahan akan lebih efisien dan hasil energi listrik lebih maksimal,” tegasnya.

Listrik yang dihasilkan dari pengolahan sampah tersebut nantinya akan diserap oleh PT PLN (Persero) sebagai bagian dari penguatan energi bersih di Bali.

Baca Juga  Lepas Sanur Bali International Half Marathon 2026, Gubernur Koster Tekankan Promosi Pariwisata Bali

Penandatanganan kerja sama ini turut disaksikan sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta jajaran direksi PLN dan Pelindo.

Pemerintah Provinsi Bali memandang proyek ini sebagai tonggak penting dalam pengelolaan sampah terpadu sekaligus upaya mendukung transisi menuju energi ramah lingkungan berbasis sumber daya lokal.(ism/gb)

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments